1.000 Pelajar Ramaikan Lomba Kreafor Pemuda 2025 di Medan
Oleh : Radar Medan | 28 Sep 2025, 21:12:18 WIB | 👁 836 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Sebanyak 1.000 pelajar dari 27 sekolah SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah di Kota Medan ikut serta dalam Lomba Kreasi Formasi (Kreafor) Pemuda 2025 memperebutkan Piala Wali Kota Medan. Ajang ini digelar Pemko Medan melalui Dispora di Taman Cadika, Sabtu (27/9/2025)
RADARMEDAN.COM - Sebanyak 1.000 pelajar dari 27 sekolah SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah di Kota Medan ikut serta dalam Lomba Kreasi Formasi (Kreafor) Pemuda 2025 memperebutkan Piala Wali Kota Medan. Ajang ini digelar Pemko Medan melalui Dispora di Taman Cadika, Sabtu (27/9/2025), dan berlangsung selama dua hari.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, membuka langsung perlombaan tersebut. Dalam sambutannya, ia berharap kegiatan ini bisa menjadi tonggak semangat baru bagi pemuda Medan untuk tumbuh menjadi generasi emas.
“Saya berharap mari kita jadikan Lomba Kreasi Formasi Pemuda 2025 ini menjadi sebagai tonggak semangat baru agar pemuda Medan tumbuh menjadi generasi emas yang sehat, cerdas, disiplin, dan penuh prestasi,” kata Rico Waas.
Rico menegaskan, pemuda adalah energi besar dan modal utama bangsa. Menurutnya, sejarah mencatat setiap kebangkitan selalu melibatkan peran pemuda. Karena itu Pemko Medan berkomitmen memberi ruang seluas-luasnya bagi kreativitas, inovasi, dan kepemimpinan generasi muda sejak di bangku sekolah.
Ia menambahkan, lomba ini bukan sekadar kompetisi, melainkan juga wadah pembinaan karakter, kedisiplinan, dan kekompakan.
“Di balik formasi yang ditampilkan ada nilai sportivitas, keuletan, kebersamaan, dan semangat untuk berprestasi,” ujar Rico.
Rico juga berpesan kepada seluruh peserta untuk bertanding dengan semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan menampilkan karya terbaik.
“Ingat bahwa kemenangan sejati bukan hanya tentang meraih juara, tetapi juga tentang berproses dan belajar menjadi pribadi yang tangguh,” ucapnya.
Acara pembukaan diawali apel yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Medan, dilanjutkan dengan atraksi tari komando dari siswa SMA Negeri 13 Medan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kadispora T Chairuniza, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba Siregar, Kepala Kesbangpol Andy Mario, Plt Camat Medan Johor, serta unsur Muspika.
Kadispora T Chairuniza dalam laporannya menyampaikan bahwa lomba ini bertujuan melatih kedisiplinan, sikap mental, perilaku, dan kekompakan sekaligus mempererat silaturahmi antar pelajar SMA, SMK, dan MA di Kota Medan. Lomba Kreafor 2025 mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari variasi formasi, formasi komedi, suporter terbaik, devile terbaik, pelatih terbaik, komandan terbaik, hingga kostum terbaik dengan total hadiah Rp 100 juta.
Rico menegaskan bahwa ajang ini menjadi bukti nyata komitmen Pemko Medan membangun generasi muda yang kreatif dan siap menghadapi tantangan masa depan. (HM/pe)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .