Pelleng Sicina Mbara, Kuliner Khas Pakpak Bharat, Bagaimana Rasanya
Oleh : Radar Medan | 26 Agu 2020, 23:13:10 WIB | 👁 57700 Lihat Kedai Kopi
Keterangan Gambar : Pelleng Sicina Mbara
RADARMEDAN.COM, PAKPAK BHARAT - Indonesia memiliki beragam suku dan budaya dan tentunya makanan khas yang sangat beragam. Setiap daerah punya andalan kuliner yang selalu ingin dicoba.
Satu diantaranya adalah Pelleng Sicina Mbara makanan khas Pakpak. Penasaran seperti apa?
Dengan semangat, seorang alumni IKAMPUS (Ikatan Mahasiswa Pakpak Univeristas Sumatera Utara) yang dahulu sebagai Pendiri IKAMPUS pada tahun 2013 bernama breken bancin menceritakan satu makanan khas Pakpak yang selalu ada disetiap pegelaran dan tentunya selalu dimasak oleh IKAMPUS (Ikatan Mahasiswa Pakpak Universitas Sumatera Utara)
Namanya Pelleng Sicina Mbara. Makanan khas Pakpak. Semacam bubur, kuning, seperti tumpeng, tapi bukan tumpeng," cerita Breken saat cerita di di kedde kopi 27 Agustus 2020
Ia kemudian menjelaskan, jika nasi tumpeng berbentuk kerucut, maka Pelleng berbentuk bulat.
Nasi Pelleng yang sudah diberi bumbu dan kunyit agar bewarna kuning, selanjutnya dimasak seperti bubur. Adonan nasi yang lembek kemudian dibentuk bulat dan ditambah dengan cina rawit (cabai rawit). Biasanya dilengkap dengan lauk ayam gulai.
"Umumnya sih cabai merah. Karena mengacu pada konteks yang dinamakan Pelleng Sicina Mbara tadi," ungkap laki-laki yang biasa dipanggil Breken/pilang
Ia lalu melanjutkan, semakin ke sini, karena masyarakat inginnya yang rasa pedas jadi diganti ke rawit, tapi tidak mengubah makna karena cabai rawit juga ada yang merah
"Rawitnya langsung bulat-bulat ditancapkan ke nasinya. Banyaknya sesuai selera," ungkap Alumni Sastra Batak USU stambuk 2010
Pelleng ini terbilang akrab di setiap masyarakat Pakpak. Karena ada di setiap acara acara khusus, acara keluarga, pemberkatan, festival budaya. Penyambutan tamu atau ada seorang anak yang akan mengikuti ujian, biasanya orangtua memasakkan Pelleng untuknya.
Pelleng Sicina Mbara, dari cerita Breken Bancin adalah itu makanan yang menggambarkan orang Pakpak, "Semua yang ada di Pelleng mencirikan seorang Pakpak. Pedas, lembek. Tapi karena lembek itu enaknya," katanya.
Cara makan Pelleng paling nikmat kata Breken Bancin adalah memakai tangan. Selain pedas dan lembek, Pelleng juga manis yang juga menggambarkan orang Pakpak manis-manis.
Namun, saat ditanya soal pedas yang berarti orang Pakpak pedas, Breken bancin menjawab, "Ya, pedas-pedas nyucuk lah, " tawanya.
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .