Aliansi Mahasiswa Toba Minta Kapoldasu Periksa Bupati Toba
Oleh : Radar Medan | 17 Sep 2021, 16:55:31 WIB | 👁 1706 Lihat Komunitas
Keterangan Gambar : Aliansi Mahasiswa Toba mengadakan aksi di Polda Sumatera Utara dan Kantor Kejati Medan, Kamis 16, September 2021
RADARMEDAN.COM, TOBA - Sejumlah mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Toba mengadakan aksi di Polda Sumatera Utara dan Kantor Kejati Medan, Kamis 16, September 2021.
Koordinator aksi, Noverintus Panjaitan saat dihubungi RADAR MEDAN membenarkan aksi mereka terkait tuntutan agar Bupati Toba di periksa.
"Kami melihat ada indikasi dugaan penyelewengan dana bibit jagung 6,1 miliar, untuk itu kami meminta Kapoldasu dan Kajatisu untuk mengusut tuntas dan selidiki pengadaan bibit jagung tersebut," kata Noverintus.
Pihaknya menilai Bupati Toba gagal dalam membawa perubahan, dan tidak memiliki terobosan seperti janji saat kampanye.
“Yang kami soroti disini bukan hanya pengadaan jagungnya saja tetapi program ini tidak tepat sasaran karena mayoritas mata pencaharian masyarakat Kabupaten Toba adalah petani di sektor Padi bukan jagung,” paparnya.
Menurutnya saat ini yang dibutuhkan masyarakat Toba bukan hanya Jagung, banyak masyarakat yang terdampak covid 19 seperti pedagang UMKM yang mengalami kesulitan
Noverintus juga meminta agar Kepala Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Toba yang turut diduga terlibat dalam mekanisme pencairan anggaran pengadaan jagung tersebut turut diperiksa.
"Periksa dan usut Kepala Dinas Keuangan Kabupaten Toba yang diduga menyalahi karena mencairkan anggaran pengadaan bibit jagung tanpa ada koordinasi dengan DPRD Toba, yang akan ditampung di pembahasan P-APBD. Kami akan kawal kasus ini sampai selesai," paparnya.
Ia menyatakan gerakan mereka murni dari keterpanggilan atas situasi Toba, dan aksinya di ikuti oleh mahasiswa yang berasal dari Toba.
Terpisah Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Hadi Wahyudi membenarkan aksi mahasiswa itu berjalan damai dan sesuai aturan.
"Pendapat di muka umum dijamin undang-undang, Polri akan mengawal dan melayaninya. Yang terpenting adalah tidak melakukan tindakan anarkis," ucap Hadi Wahyudi yang dihubungi via whatsapp. (hms)/red/PE
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .