Bawa Peti Mati, Keluarga Winda Tuntut Bongkar Makam di Polrestabes
Oleh : Radar Medan | 30 Okt 2026, 10:31:33 WIB | 👁 33 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Keluarga almarhumah Winda Lorenza Gowasa menggelar unjuk rasa di depan Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said, Jumat (30/10/2026).
RADARMEDAN.COM - Keluarga almarhumah Winda Lorenza Gowasa menggelar unjuk rasa di depan Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said, Jumat (30/10/2026).
Sembari membawa peti mati, mereka menuntut pembongkaran makam (ekshumasi) dan mendesak Kapolrestabes Medan dicopot.
Aksi ini dipicu kekecewaan keluarga atas pengusutan kasus kematian Winda yang dinilai penuh kejanggalan dan tidak transparan. Sebelumnya, polisi menyebut Winda tewas bunuh diri menggunakan senjata api milik mantan suaminya.
Kuasa hukum keluarga, Leo Fernando Zai, mempertanyakan prosedur autopsi pertama yang dilakukan tanpa pemberitahuan dan izin resmi kepada keluarga inti.
"Kenapa kami membawa peti? Maknanya adalah tuntutan keluarga agar dilakukan ekshumasi yang bertujuan untuk autopsi ulang jenazah almarhumah," ujar Leo kepada wartawan di lokasi aksi, Jumat (30/10/2026).
Selain menuntut autopsi ulang, pihak keluarga juga menyoroti minimnya transparansi penyidikan. Mereka mengaku belum menerima dokumen penting terkait perkembangan kasus, seperti SP2HP dan SPDP.
"Semua berkas-berkas, walaupun itu laporan model A, seharusnya diberikan kepada keluarga. Namun, sampai sekarang tidak ada sama sekali berkas yang kami terima," tegas Leo.
Aksi yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB ini diwarnai isak tangis. Ibu kandung Winda, Yestin Laia, bahkan rela hadir menggunakan kursi roda demi meminta keadilan dari pihak kepolisian.
"Kami minta Pak Calvijn keluar dan menemui kami di sini," seru Yestin dengan histeris saat berorasi.
Suasana sempat memanas ketika massa berusaha mendorong pagar utama Mapolrestabes Medan. Kekecewaan memuncak lantaran Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak tak kunjung keluar menemui massa hingga pukul 18.00 WIB.
Peserta aksi bahkan membentangkan uang pecahan Rp100 ribu sebagai bentuk sindiran. Mereka mempertanyakan implementasi slogan 'Polisi Bersama Masyarakat' yang dinilai tidak terbukti.
"Ayo, diskusi dan temui kami, Bapak Kapolrestabes Medan. Ini kami juga bawa uang di sini kalau memang ini yang diinginkan," kata salah satu peserta aksi, Martin Luther Sagala, kepada wartawan.
Diketahui, Winda ditemukan tewas pada Minggu (2/8/2026) di sebuah rumah kawasan Medan Helvetia. Keluarga menegaskan akan terus menggelar aksi lanjutan hingga tuntutan ekshumasi dikabulkan dan misteri kematian Winda terungkap terang benderang.(R/B/HM)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .