Bentrok PT TPL dan Warga Sihaporas: 39 Orang Luka, Rumah dan Posko Terbakar
Oleh : Radar Medan | 22 Sep 2025, 19:31:33 WIB | 👁 1524 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Bentrokan TPL dan warga Sihaporas terjadi di areal konsesi PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) di Desa Sihaporas, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Senin (22/9/2025).
RADARMEDAN.COM, SIMALUNGUN – Bentrokan TPL dan warga Sihaporas terjadi di areal konsesi PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) di Desa Sihaporas, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Senin (22/9/2025). Peristiwa ini menimbulkan dua versi keterangan berbeda dari perusahaan dan masyarakat adat Sihaporas.
Versi perusahaan menyebut aksi anarkis dilakukan sekelompok orang yang menghadang pekerja ketika menuju lokasi penanaman eukaliptus sekitar pukul 08.30 WIB. Mereka melempari pekerja dan kendaraan dengan batu, memblokade jalan dengan kayu gelondongan, serta membakar satu unit mobil operasional. Akibatnya, enam orang luka-luka terdiri dari karyawan humas, tiga petugas keamanan, dan dua mitra. Korban sudah dibawa ke RSUD Parapat.
Dua kendaraan perusahaan juga rusak, yakni mobil patroli security dan truk fire safety. PT TPL mengaku sudah melaporkan insiden ini ke aparat penegak hukum.
“Seluruh operasional kami berjalan sesuai izin pemerintah. TPL selalu mengedepankan dialog terbuka dan solusi damai dalam menghadapi tantangan sosial,” kata Corporate Communication Head PT TPL, Salomo Sitohang, melalui keterangan tertulis.
Namun, masyarakat adat Sihaporas memberikan versi berbeda. Mereka menuding penyerangan dilakukan oleh pekerja PT TPL bersama buruh harian lepas, sekuriti, dan sejumlah orang yang diduga preman bayaran sejak pukul 08.00 WIB.
Menurut catatan warga, awalnya sekitar 150 pekerja datang dengan membawa kayu panjang, tameng, dan helm. Warga yang berjumlah 30 orang mencoba meminta dialog, namun terjadi dorong-dorongan hingga berujung pemukulan. Beberapa saat kemudian, jumlah pekerja disebut bertambah hingga 1.000 orang.
Akibat bentrokan itu, masyarakat menyebut posko perjuangan dan lima gubuk pertanian terbakar, empat rumah rusak, sepuluh sepeda motor dibakar, delapan lainnya dirusak, serta satu mobil pickup ikut hangus. Barang pribadi seperti telepon genggam, laptop, dan mesin pencacah rumput juga musnah.
Sebanyak 33 warga dilaporkan luka-luka, terdiri dari 18 perempuan dan 15 laki-laki. Dari jumlah itu, sepuluh orang mengalami luka serius, termasuk lima perempuan dengan luka parah di kepala dan tubuh. Seorang anak penyandang disabilitas juga dilaporkan menjadi korban.
“Kami masih bertahan di Buttu Pangaturan, tapi takut akan ada serangan susulan. Pekerja TPL masih terlihat di sekitar lokasi,” kata Hengky Manalu dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Tano Batak.
Hingga berita ini diturunkan, Polres Simalungun belum memberikan keterangan resmi.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan melalui Kasubbid Penmas Kompol Siti Rohani menyatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan kepolisian setempat terkait peristiwa ini.
"Kami belum mengetahui kejadiannya bang, nanti kami coba koordinasi dulu dengan Polres Simalungun," ujar Kompol Siti. (HM/pe)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .