Bermodal CCTV dan Bantuan Warga, Polisi Bekuk Residivis Curanmor di Langkat Kurang dari 3 Jam
Oleh : Radar Medan | 13 Mei 2026, 15:15:35 WIB | 👁 582 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Polsek Bahorok, Polres Langkat, berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor kurang dari tiga jam setelah laporan diterima. Selasa (12/5/2026).
RADARMEDAN.COM, LANGKAT - Polsek Bahorok, Polres Langkat, berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor kurang dari tiga jam setelah laporan diterima. Seorang terduga pelaku berinisial AB (34), residivis asal Desa Sei Mencirim, berhasil diamankan bersama barang bukti hasil curian.
Pengungkapan cepat itu berawal dari laporan korban, Handayani br Perangin-angin (40), warga Desa Namo Cengke, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, yang kehilangan sepeda motornya saat berada di sebuah kafe di kawasan Ujung Titi, Kelurahan Pekan Bahorok, Selasa (12/5/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Bahorok langsung bergerak melakukan penyelidikan di lokasi kejadian, termasuk memeriksa rekaman CCTV untuk mengidentifikasi ciri-ciri dan arah pelarian pelaku.
Kapolsek Bahorok, AKP Tunggul, mengatakan hasil pengecekan CCTV menjadi petunjuk awal yang mempercepat pengungkapan kasus.
“Begitu laporan diterima, kami langsung melakukan pengecekan CCTV dan memetakan pergerakan terduga pelaku. Selanjutnya kami berkoordinasi dengan Polsek Salapian, Polsek Kuala, masyarakat, dan Sobat Kamtibmas untuk menutup akses keluar masuk di dua wilayah tersebut,” ujar AKP Tunggul.
Koordinasi lintas wilayah itu dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pelaku yang diduga berusaha melarikan diri melalui jalur penghubung antar kecamatan.
Dari hasil pengejaran, petugas akhirnya berhasil mengamankan satu dari dua terduga pelaku di wilayah Kecamatan Salapian. Saat ditangkap, AB diketahui masih membawa sepeda motor milik korban.
Dalam proses penangkapan, pelaku sempat melakukan perlawanan. Namun petugas bersama warga berhasil mengendalikan situasi dan mengamankan pelaku sebelum dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis.
Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu lembar STNK sepeda motor, satu unit Honda Scoopy, satu buah kunci T, dua anak kunci T, serta satu potong jaket warna hijau.
AKP Tunggul menyebut pihaknya telah mengantongi identitas satu terduga pelaku lainnya yang kini masih dalam pengejaran.
“Tim masih melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya yang diduga ikut terlibat dalam aksi pencurian tersebut,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, mengatakan pengungkapan cepat itu menjadi bukti pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Menurutnya, keberhasilan pengungkapan kasus dalam waktu singkat tidak hanya bergantung pada kecepatan personel di lapangan, tetapi juga dukungan masyarakat dalam memberikan informasi.
“Pemolisian masyarakat harus dibangun dari kedekatan, komunikasi, dan kepercayaan. Ketika masyarakat cepat melapor dan ikut menjaga lingkungan, maka ruang gerak pelaku kejahatan akan semakin sempit,” ujar AKBP David Triyo Prasojo.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, turut mengapresiasi respons cepat personel Polsek Bahorok bersama dukungan masyarakat dalam pengungkapan kasus tersebut.
“Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor apabila melihat tindak kejahatan maupun aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap tindak pencurian kendaraan bermotor dengan menggunakan kunci ganda dan memastikan kendaraan diparkir di lokasi aman.
“Jika melihat aktivitas mencurigakan, segera laporkan melalui layanan darurat Polri 110 yang aktif 24 jam,” tegasnya.
Polres Langkat memastikan proses hukum terhadap pelaku akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku, sementara pengejaran terhadap satu pelaku lainnya masih terus dilakukan.(HM)
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .