Bid TIK Polda Sumut Jadi Tim Pertama Pulihkan Komunikasi di Tapteng Warga Diharapkan Bisa Sampaikan Kabar Selamat Lewat Bantuan Starlink
Oleh : Radar Medan | 29 Nov 2025, 17:58:22 WIB | 👁 6406 Lihat Teknologi
Keterangan Gambar : Pascabencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polda Sumut menjadi tim pertama yang berhasil membuka kembali akses komunikasi untuk masyarakat, Sabtu, 29/11/2025.
RADARMEDAN.COM, TAPTENG – Di tengah gelapnya situasi pascabencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, muncul secercah harapan ketika Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polda Sumut menjadi tim pertama yang berhasil membuka kembali akses komunikasi untuk masyarakat yang terputus total dari jaringan sejak bencana melanda.
Dengan membawa peralatan khusus yang biasanya digunakan dalam operasi skala besar, Bid TIK Polda Sumut mengerahkan 60 unit HT Harris, 1 unit Mobil Repeater, 1 unit Mobil Komob, 1 unit drone, 5 unit perangkat Starlink, serta 2 unit baterai backup Starlink. Kehadiran perangkat-perangkat ini langsung menghidupkan kembali jaringan komunikasi yang sebelumnya lumpuh di sebagian besar wilayah terdampak.
Begitu jaringan Starlink dinyalakan, puluhan warga langsung memadati titik layanan darurat yang didirikan personel TIK Polda Sumut. Banyak yang menahan tangis, bahkan tidak sedikit yang menangis terbuka ketika akhirnya bisa menelepon keluarga mereka yang jauh setelah tiga hari tanpa kabar.
Karena banyak warga kehilangan ponsel, terbawa arus banjir, atau tidak sempat menyelamatkannya, sejumlah personel polisi bahkan meminjamkan handphone pribadi agar warga bisa menyampaikan kabar selamat.
"Terima kasih, Pak… keluarga saya tidak tahu bagaimana kondisi kami disini,” ucap seorang ibu sambil menangis ketika menelepon keluarganya di perantauan, dibantu seorang personel TIK Polda Sumut, Sabtu, 29/11/2025.
Pemandangan serupa berulang terus menerus. Setiap telepon yang tersambung menjadi momen haru, menghidupkan kembali rasa aman dan harapan korban bencana.
Selain untuk masyarakat umum, jaringan darurat yang dibangun Bid TIK Polda Sumut juga menjadi tulang punggung komunikasi bagi seluruh tim SAR gabungan. Mobil Repeater dan Mobil Komob memperluas jangkauan radio HT, memastikan setiap informasi evakuasi, pencarian korban, hingga permintaan logistik dapat tersampaikan tanpa hambatan.
Drone yang diterbangkan Bid TIK Polda Sumut turut memetakan area-area terisolir, membantu tim SAR menentukan lokasi yang harus segera mendapat bantuan.
“Kami pastikan setiap jalinan komunikasi berjalan lancar, karena dalam situasi bencana, komunikasi adalah nyawa,” ujar salah satu perwira Bid TIK yang memimpin operasi tersebut.
Berkat dukungan teknologi yang dibawa dari Medan, seluruh rangkaian penanganan bencana di Tapteng menjadi jauh lebih terkoordinasi. Kehadiran Starlink dan perangkat khusus membuat jalur komunikasi kembali hidup, memberi ruang bagi harapan di tengah kepedihan warga.(r/pe)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .