Bisnis Ibu Rumah Tangga ini Capai Miliaran Rupiah di Masa Pandemi
Oleh : Radar Medan | 19 Des 2020, 10:43:36 WIB | 👁 2920 Lihat Ekonomi
RADARMEDAN.COM – Efek pandemi Covid-19 dirasakan oleh dunia, tanpa terkecuali Indonesia. Secara resmi Indonesia mengalami resesi, dengan penurunan pertumbuhan ekonomi dalam dua kuartal secara berturut-turut. Namun, di tengah pukulan ekonomi ada seorang Ibu Rumah Tangga yang tengah berjuang dan berhasil meraih pendapatan hingga miliaran rupiah di masa sulit ini.
Tuti Rahmi, seorang ibu rumah tangga domisili Medan, memulai bisnisnya dengan menjadi reseller Dusdusan sejak Oktober 2017. Munculnya Covid-19 di Indonesia pada Maret lalu turut berdampak terhadap dirinya.
“Kebetulan saya termasuk orang yang tidak betah di kantor, hanya ingin jadi ibu rumah tangga. Kalaupun berbisnis ya maunya di rumah saja biar bisa sambil mengurus keluarga. Awal pandemi ini mengharuskan saya melakukan social distancing. Saya ikuti semua keputusan suami, termasuk memberhentikan asisten rumah tangga untuk sementara dan tim packing,” ujar Tuti, Sabtu (19/12/2020).
Sebagai seorang ibu rumah tangga dan pengusaha, ia berusaha berdamai dengan keadaan yang tak mudah, dan bekerjasama dengan sekitar agar bisnisnya tetap berkembang di tengah ketidaknyamanan situasi dan kondisi. Dengan dukungan keluarga dan reseller Dusdusan lainnya, Tuti pun berhasil meraih omzet miliaran rupiah selama masa pandemi ini.
“Omzet meningkat jauh dari tahun sebelumnya, bahkan melebihi hampir 100% dari target pribadi saya. Alhamdulillah, saya sudah capai 3 miliar dan punya tim packing di Desember 2020 ini. Cukup kaget dan tidak disangka, saya yang hanya bekerja dari rumah bisa capai hasil seperti ini,” lanjut Tuti.
Ibu tiga anak ini bercerita bahwa dalam pencapaiannya, ia optimalkan kerjasama dengan sesama reseller, fokus pada layanan dan penuhi kebutuhan stok produk. Hal ini yang selalu ia promosi dan informasikan ke grup reseller-nya.
“Banyak reseller Dusdusan yang butuh stok dan sebagian besar dari mereka adalah tulang punggung keluarga. Hasil penjualan digunakan untuk keberlangsungan asap dapur mereka. Banyak juga kurir yang menggantungkan kebutuhan keluarga dari jasa pengiriman. Ini alasan utama saya tetap berjualan. Untuk kebutuhan harian keluarga, sebenarnya masih dapat dipenuhi oleh suami. Saya hanya ingin membantu mereka yang sedang berjuang untuk keluarganya dengan selalu memberikan pelayanan terbaik,” tambah Tuti.
Konsep “reseller bantu reseller” telah menjadi moto atau pedoman di Dusdusan. Para reseller saling dukung dan belajar bersama untuk membangun bisnis masing-masing.
“Reseller kami cukup erat. Di sini terbentuk komunitas yang positif dan suportif untuk bisa maju bersama-sama,” tutup Christian, CEO & Co-Founder Dusdusan.
Tentang PT Dusdusan Dotcom Indonesia
PT Dusdusan Dotcom Indonesia (Dusdusan) merupakan platform reseller terbesar di Indonesia. Dengan keunikan model bisnisnya, Dusdusan menawarkan peluang bisnis tanpa beban (tanpa target, tanpa tutup poin, tidak ada upline/downline, tidak ada kewajiban rekrut, tidak harus stok barang (bisa dropship), rintis brand/toko sendiri) kepada masyarakat umum, khususnya Ibu Rumah Tangga.
Saat ini, Dusdusan memiliki lebih dari 130,000 reseller dan 3 warehouse yang tersebar di Indonesia (Bekasi, Sidoarjo, dan Medan). Dusdusan yang memfokuskan produknya pada perlengkapan rumah tangga telah melakukan ekspansi kategori produk hingga fashion, kesehatan, skincare, innovation store, frozen food, dan groceries. (lydiana/red/PR)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .