Bobby Nasution Dorong Perluasan Cakupan BPJS Kesehatan bagi Mitra Gojek
Oleh : Radar Medan | 29 Jul 2026, 20:16:44 WIB | 👁 450 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution saat meninjau pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi mitra Gojek di Medan, Selasa (28/7/2026).
RADARMEDAN.COM – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong perluasan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi para mitra pengemudi Gojek. Menurutnya, perlindungan jaminan kesehatan bagi pekerja sektor transportasi daring perlu mendapat perhatian lebih karena dapat meringankan beban para mitra sekaligus pemerintah.
Hal itu disampaikan Bobby Nasution saat meninjau pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi mitra Gojek di Medan, Selasa (28/7/2026).
Bobby mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu implementasi program Presiden RI yang bertujuan mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Jika selama ini masyarakat harus datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan berkala, kali ini layanan dihadirkan langsung di lokasi para mitra bekerja.
“Ini salah satu implementasi program Pak Presiden, yaitu cek kesehatan gratis. Biasanya masyarakat datang ke puskesmas, sekarang layanan kesehatan kita hadirkan langsung kepada para mitra Gojek,” ujar Bobby.
Program yang berlangsung selama dua hari itu merupakan hasil kolaborasi Gojek dengan pemerintah daerah dan Dinas Kesehatan. Berbagai layanan pemeriksaan kesehatan disediakan, mulai dari pemeriksaan umum hingga pemeriksaan penunjang seperti elektrokardiogram (EKG) dan foto toraks.
Menurut Bobby, layanan tersebut diharapkan dapat membantu mendeteksi lebih dini kondisi kesehatan para mitra pengemudi sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat apabila ditemukan gangguan kesehatan.
Selain meninjau pelaksanaan pemeriksaan kesehatan, Bobby juga menyoroti masih terbatasnya jumlah mitra Gojek yang mendapatkan fasilitas BPJS Kesehatan dari perusahaan.
Saat ini, kata dia, kepesertaan BPJS yang ditanggung perusahaan baru mencakup sebagian mitra yang memenuhi kriteria tertentu.
“Kalau bisa BPJS ditanggung lebih luas. Ini menjadi salah satu keluhan para driver dan mitra yang terus kami sampaikan kepada pemerintah pusat maupun pihak Gojek,” katanya.
Berdasarkan keterangan pihak Gojek, saat ini sekitar 40 persen mitra telah memperoleh perlindungan BPJS dengan persyaratan tertentu.
Bobby berharap cakupan tersebut dapat diperluas sehingga semakin banyak mitra yang mendapatkan jaminan kesehatan. Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya memberikan perlindungan bagi para pengemudi, tetapi juga membantu mengurangi beban pembiayaan kesehatan yang ditanggung pemerintah.
“Walaupun di Sumatera Utara sudah ada program Universal Health Coverage (UHC), tentu akan lebih baik jika perlindungan kesehatan para mitra juga didukung langsung oleh perusahaan,” ujarnya.(FS)/PE
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .