Oleh : Radar Medan | 28 Jul 2020, 21:05:25 WIB | 👁 1176 Lihat Sekitar Kita
RADARMEDAN.COM - Aksi arogan oknum aparat kepolisian kembali terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara. Korban, pria anak satu dianiaya hingga mengalami luka-luka. Berharap keadilan, ia lalu melaporkan peristiwa tersebut ke markas kepolisian daerah Sumatera Utara.
Kepada wartawan, Selasa (28/07/2020) siang itu di markas kepolisian daerah Sumatera Utara, Korban Ruslan Efendi (33) warga Jalan Mawar, Dusun II, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara mengatakan, peristiwa penganiayaan terhadap dirinya terjadi, Jum'at (24/07/2020) malam kemarin.
Pelaku diketahui merupakan seorang oknum polisi berinisial J, berpangkat Briptu dan bertugas di Direktorat Reserse Narkoba
Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Malam saat kejadian, Ruslan berada di rumah istrinya Jalan Sei Gabang, Sei Sikambing, kecamatan Medan Petisah. Selang beberapa menit di rumah sang istri, pelaku datang dan marah-marah.
Selanjutnya pelaku mencekik leher Ruslan dan membabi buta melakukan pemukulan hingga akhirnya Ruslan mengalami luka memar pada bagian tubuhnya.
"Malam itu sekira jam2 setengah 11 malam, Saya dan dua teman saya lagi berkunjung ke rumah istri saya. Memang hubungan saya sama istri agak renggang, Tapi kami belum cerai, ini surat nikah kami ada. Tapi tak berapa lama, datang si J itu. Dia datang naik kereta matic. Trus saya dimobnya, dicekiknya dan dibantingnya Bang. Karena kami tau dia polisi, lalu kami melapor ke poldasu," ungkap Ruslan Efendi sembari memperlihatkan luka di tubuhnya.
Laporan Ruslan Efendi ke markas kepolisian daerah Sumatera Utara diterima polisi dengan surat tanda bukti laporan polisi bernomor, Nomor : STTLP / 1369 / VII / 2020 / Sumut / SPKT III ditandatangani Kompol Nurdin Wagito, Ka Siaga III SPKT Poldasu. Ruslan berharap pelaku penganiayaan terhadap dirinya dapat diproses sesuai hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI). Selain itu, Korban penganiayaan tersebut juga memohon kepada kepala kepolisian daerah Sumatera Utara untuk dapat memberikan tindakkan tegas terhadap oknum polisi yang telah bertindak arogan tersebut.
"Harapan saya, pelaku bisa diproses hukum walaupun dia seorang polisi. Saya juga mohon kepada Bpk Kapoldasu untuk menindak anggota polisi tersebut," harap Ruslan Efendi. (Rio-RM)/PE
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .