Diduga Tempat Maksiat Terselubung, GNPF Ulama Binjai Minta Poldasu Tutup Diskotik di Binjai
Oleh : Radar Medan | 04 Agu 2020, 15:29:45 WIB | 👁 13394 Lihat Hiburan
RADARMEDAN COM, BINJAI - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai meminta kepada pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) untuk segera menindak dan menutup diskotik Sky Garden, Flower Cafe dan Cafe Duku yang berada di pinggiran Kota Binjai.
Ketua GNPF Ulama Binjai, Ustad Sani Abdul Fattah mengatakan, Diskotik Sky Garden, Cafe Flower, Cafe Duku dan sejumlah diskotik lainnya yang berada di seputaran wilayah Kota Binjai ini harus segera ditindak dan bila perlu di tutup. Sebab, lokasi ini kerap kali dijadikan sebagai tempat peredaran narkoba dan prostitusi.
“Lihat lah disana, peredaran narkoba begitu bebas. Dimana katanya yang mau memerangi narkoba. Pihak kepolisian kususnya Polda Sumut harus segera bertindak, ini gak bisa dibiarkan, karena keberadaan tempat-tempat seperti itu jelas-jelas merusak keperibadian remaja,” kata Ustad Sani Abdul Fattah, pada hari Selasa (4/8) sekira pukul 12.32 WIB.
Selain itu, lanjut Sani, dengan keberadaan diskotik tersebut, dapat merusak moral dan hidup seluruh manusia kususnya warga yang berada di sekitaran lokasi.
“Kami sudah lama memantau keberadaan cafe-cafe ini yang semakin tumbuh di Kota Binjai maupun yang di perbatasan Kota Binjai namun lebih dekat ke Kota Binjai ini. Semua kemungkaran ada di tempat-tempat seperti ini, bukan hanya narkoba tapi semua ada,” cetus Ustad Sani Abdul Fattah, yang juga Ketua Satgas Anti Narkoba (SAN) Kota Binjai.
Masih kata Sani, dirinya bersama seluruh anggota GNPF Ulama Binjai tidak akan diam dan akan secepatnya mengambil tindakan agar diskotik yang ada di kawasan Kota Binjai segera ditutup.
Bila pihak Kapolres Binjai, DPRD Binjai, dan Pemko Binjai tidak mengambil tindakan tegas tentang peredaran Diskotik Sky Garden, Flower dan Duku segera di tutup maka pihaknya akan mengambil langkah.
“Kami akan segera mengambil langkah dan tindakan agar secepat tempat maksiat tersebut di tutup,” katanya Ustad Sani Abdul Fattah.(Rahmad/PR )
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .