Dilaporkan Masyarakat, Edi Miliki Sabu Akhirnya Meringkuk Disel
Oleh : Radar Medan | 28 Mar 2019, 12:07:24 WIB | 👁 1284 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM, Bangun - Edi Suwandi alias Kewek (42) tak bisa berkutik lagi ketika sejumlah personel Reskrim Polsek Bangun didampingi perangkat Nagori menggeledah rumahnya di Huta 1 Kampung Jawa, Gang Sawo, Nagori Bangun, Kecamatan Gunung Malela, Simalungun, Rabu (13/3/2019), sekira pukul 9.00 WIB. Dalam penggeledahan itu, polisi menemukan 6 paket kecil sabu dibungkus plastik klip di dalam rumahnya.
Kapolsek Bangun, AKP Putra Jani Purba, dalam keterangannya mengatakan, penggrebekan tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat, bahwa di kediaman Kewek sering terjadi transaksi dan penyalahgunaan narkoba. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti petugas dengan melakukan penyelidikan kerumah Kewek.
"Setelah memastikan tersangka berada di dalam rumah, dilakukan penggrebekan dengan disaksikan Gamot Huta I Kampung Jawa Nagori Bangun,” kata Putra Jani Purba, Kamis (14/3/2019).
Polisi kemudian melakukan penggeledahan di dalam rumah dan menemukan barang bukti sabu-sabu tersebut di atas kursi. Berdasarkan hasil interogasi, Edi mengaku mendapat sabu tersebut dari seseorang berinisial S.
"Tersangka mengaku mendapatkan barang haram itu dari orang lain. Nanti kita akan kembangkan lagi kasus ini," ujarnya.
Selain sabu-sabu, polisi juga menyita 1 kotak rokok, 2 kaca pirex, 1 jarum suntik, 1 handphone merk Nokia, 1 pulpen, uang tunai Rp150 ribu dan 1 buah mancis. Selanjutnya, Edi Kewek diboyong ke Mapolsek Bangun untuk menjalani penyidikan lebih lanjut. (Tribratanews/DYK)
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .