Dinas KB P2KBP3A Asahan Gelar Penyuluhan Bangga Kencana di Desa Aek Nabuntu
Oleh : Radar Medan | 18 Des 2020, 12:17:16 WIB | 👁 1946 Lihat Daerah
RADARMEDAN.COM, ASAHAN - Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupeten Asahan mengadakan Penyuluhan Program Pembangunan Keluarga dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), di Desa Aek Nabuntu, Kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan, bertempat di aula kantor desa tersebut, Jumat ( 18/12/2020 ).
Kegiatan Penyuluhan Program Bangga Kencana itu dihadiri Kepala Bidang (Kabid) Keluarga Berencana (KB) Dinas P2KBP3A Kabupeten Asahan, Zaiyadi, Kordinator Wilayah (Korwil) KB Kecamatan Aek Ledong, Remsa Siallagan, Kepala Desa Aek Nabuntu, Leman SAg, ketua TP PKK kecamatan, ketua TP PKK desa, kepala dusun, Kader Posyandu dan ibu-ibu Balita Desa Aek Nabuntu.
Kabid KB Dinas P2KBP3A Asahan, Zaiyadi selaku narasumber menyebutkan, tugas Dinas P2KBP3A adalah melaksanakan koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan, dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unit organisasi di lingkungan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak.
“Bapak ibu sebagai ujung tombak untuk Dinas P2KBP3A dalam menyampaikan informasi ini kepada masyarakat, bagi ibu-ibu Kader KB harus mengetahui mana ibu-ibu yang belum ber-KB,” ucap Zaiyadi.
Lebih lanjut Zaiyadi mengatakan pemerintah telah mengkampanyekan program ” Dua Anak Cukup ” kepada masyarakat. Hal tersebut bertujuan agar masyarakat terakomodir secara keseluruhan dan meminimalkan angka kematian ibu dalam setiap kelahiran.
Dikatakannya lagi, tidak ada istilah Banyak Anak Banyak Rezeki , karena orang zaman dahulu percaya sekali dengan semangkin banyak jumlah anak, semangkin banyak rezeki yang mereka dapatkan. Namun, anggapan tersebut sudah tidak lagi relevan dengan kondisi modern sekarang ini, karena lahan sekarang sudah tidak banyak lagi.
“Antusias masyarakat di Desa Aek Nabuntu menjadi peserta KB cukup tinggi, apakah karena tempat tinggalnya di lingkungan perkebunan. Namun salah satu contoh di Kecamatan Aek Ledong ini sudah banyak sekolah SD yang tutup karena tidak ada muridnya, berbeda dengan dadulu banyak sekolah yang murid masuk pagi dan sore,” ungkapnya.
Menurut Zaiyadi usia ideal pernikahan bagi perempuan khususnya, berada di usia 21 tahun dan laki-laki usia 25 tahun. Sedangkan melahirkan yang sehat berada di usia 22 sampai 35 tahun, karena kalau kurang dari usia tersebut, dikhawatirkan mengalami stunting (kurang gizi) bagi bayi yang dilahirkan.
“Untuk menerapkan Dua Anak Lebih Sehat jangan melanggar 4 T, yaitu: 1. Terlalu Tua, 2. Terlalu Mudah, 3. Terlalu Sering, dan 4. Terlalu Banyak,” tandasnya.
Secara terpisah Korwil Kecamatan Aek Ledong, Remsa Siallagan yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, penyuluhan program Bangga Kencana ini juga bertujuan untuk menambah pengetahuan masyarakat dimana menjadikan program KB sebagai upaya untuk mewujudkan dan membangun manusia Indonesia berkwalitas.
“Usia perkawinan tidak ideal menjadi faktor utama yang menyebabkan anak balita mengalami stunting, ” tandas Remsa. ( Hs/PR)
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .