Gedung Bekas Hotel Soechi Medan Diubah Untuk Layanan Isolasi Terpadu
Oleh : Radar Medan | 02 Agu 2021, 12:09:19 WIB | 👁 2460 Lihat Kesehatan
RADARMEDAM.COM - Wali Kota Medan, Bobby Nasution mempersembahkan bekas gedung Hotel Soechi di Jalan Cirebon Medan, Sumatera Utara, untuk menjalani Isolasi Terpadu (Isoter).
Dimana sebelumnya Bobby sudah mengecek dan memastikan pelayanan di bekas bangunan hotel bintang empat itu, apakah bangunan tersebut sudah layak beroperasi.
Kini bangunan bekas gedung Hotel Soechi yang memiliki 240 kamar yang disiapkan Bobby sudah dapat digunakan untuk warga Kota Medan yang menjalani isolasi.
Menurut seorang warga Medan, Nina (35) mengatakan pada hari ini sudah ada belasan warga yang sudah booking, untuk menjalani Isoter di sana.
"Tampak terlihat pembukaan lokasi Isoter tersebut, langsung masyarakat memanfaatkan fasilitas mewah yang dipersembahkan Pemko Medan," kata Nina, Senin (02/08/2021).
Selain itu, Bobby Nasution juga mengungkapkan Saat ini masyarakat bisa langsung datang ke Soechi, nanti akan ada dokter nakes dan staff yang akan membantu masyarakat.
"Untuk masyarakat Medan bisa menikmati fasilitas Isoter tanpa dipungut biaya (Gratis)," jelas Bobby.
Dilanjut Bobby, target warga yang harus Isoter di Soechi adalah warga yang positif Covid-19, namun tak merasakan gejala alias OTG. Nah, OTG ini diyakini banyak menyebarkan virus karena ia merasa sehat.
"Kalau isolasi di rumah mudah bosan, dua tiga hari keliaran lagi. Jadi bahaya, lebih baik gunakan fasilitas Isoter di Soechi ini agar lebih teratur dan efektif mencegah penyebaran Covid-19," kata Bobby.
Di Soechi, pihak Pemko Medan telah menggandeng Manajemen RS Royal Prima, untuk bertugas merawat warga yang Isoter.
Selain itu, tim medis dari RS Royal Prima akan berugas tiga shift per hari, fasilitas di Soechi cukup memadai dan stock oksigen juga cukup, obat-obatan, dan vitamin.
"Fasilitas lain untuk masyarakat seperti ruang fitnes atau olahraga hingga tempat berjemur sudah disediakan," pungkasnya.(Rahmad)/PE
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .