InDriver Keluarkan Pernyataan, Tidak Akan Toleransi dan Nonaktifkan Mitra yang Terbukti Bersalah
Oleh : Radar Medan | 23 Jun 2021, 15:20:41 WIB | 👁 5550 Lihat Komunitas
RADARMEDAN.COM - Usai beredar di media terkait perilaku oknum pengemudi salah satu media online di Kota Medan, manajemen InDriver keluarkan pernyataan menyesalkan terjadinya insiden pelanggannya beberapa hari lalu.
Hal tersebut dikatakan manajer komunikasi InDriver, Mohd. Zulkarnain kepada RADARMEDAN.COM, Rabu, 23/6/2021 siang.
"Kami baru saja menerima laporan dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan salah satu pengguna saat menggunakan layanan ride-hailing kami di kota Medan pada tanggal 18 Juni 2021. Kami sangat menyesalkan terjadinya insiden tersebut dan telah menghubungi anggota keluarga pengguna yang bersangkutan untuk menawarkan pendampingan serta memberikan dukungan kami," kata Zulkarnain.
Ia juga mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut mengenai insiden tersebut, dan juga siap memberikan kerjasama penuh dengan pihak berwajib apabila diperlukan.
"Sesuai dengan kebijakan inDriver, kami tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk tindakan atau perilaku yang dapat membahayakan keselamatan pengguna kami. Kami mengecam segala bentuk pelecehan/kekerasan seksual dan telah menonaktifkan mitra pengemudi yang bersangkutan. Kami tidak akan segan untuk memberikan tindakan tegas apabila mitra pengemudi yang bersangkutan terbukti bersalah," ujar Zulkarnain.
Lanjutnya, keselamatan dalam perjalanan adalah prioritas bagi inDriver dan kami senantiasa berupaya memberikan layanan terbaik agar seluruh pengguna dapat menggunakan aplikasi kami dengan aman dan nyaman.
"Sebagai bentuk komitmen, kami telah menyediakan fitur keamanan yang dapat diakses langsung di dalam aplikasi, dimana pengguna dapat membagikan lokasi GPS dan detail perjalanan secara real-time dengan keluarga dan teman. Kami juga menyediakan tombol darurat khusus yang dapat langsung menghubungkan pengguna dengan lembaga penegak hukum jika terjadi keadaan darurat. Sehubungan dengan hal tersebut, kami akan meninjau proses penyelidikan secara keseluruhan dan memastikan insiden tersebut tidak terulang kembali," pungkasnya.
Ia berharap para pelanggan dapat memaksimalkan fitur tombol darurat yang telah disiapkan manajemen bila ada hal-hal khusus yang terjadi pada pelanggan (ril)/SP/PE
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .