Lepas 6.500 Peserta Mudik Gratis Idulfitri, Bobby Nasution Ingin Kurangi Mobilitas Kendaraan Pribadi
Oleh : Radar Medan | 16 Mar 2026, 17:48:27 WIB | 👁 945 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution melepas keberangkatan para Peserta Mudik Idulfitri 1447 H yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumut dengan moda angkutan Kereta Api di Stasiun Medan Jalan Stasiun Kereta Api Kesawan Kota Medan, Senin (16/3/2026).
RADARMEDAN.COM – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melepas lebih dari 6.500 peserta program Mudik Gratis Idulfitri yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Pelepasan dilakukan secara simbolis di Stasiun Besar Kereta Api Medan, Jalan Kereta Api, Medan, Senin (16/3/2026).
Selain bertujuan meringankan biaya perjalanan masyarakat, program ini juga diharapkan dapat mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi. Langkah tersebut dinilai dapat berdampak pada kelancaran lalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan selama arus mudik.
Apalagi, Sumut merupakan daerah asal pemudik terbanyak ke-10 dan daerah tujuan mudik ke-6 secara nasional. Berdasarkan prediksi pemerintah, terdapat sekitar 143 juta perjalanan selama masa mudik, dengan sekitar 52% pemudik menggunakan kendaraan pribadi.
“Kami dari Pemerintah Provinsi Sumut ingin membantu mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, ini kita lakukan agar lalulintas kita lebih lancar, angka kecelakaan menurun dan tentunya mengurangi cost transportasi mudik,” kata Bobby Nasution usai melepas kereta api Mudik Gratis.
Bobby juga berpesan kepada seluruh penyedia jasa transportasi untuk menjaga keamanan dan kenyamanan layanan. Menurutnya, salah satu alasan masyarakat masih memilih menggunakan kendaraan pribadi saat mudik adalah faktor kenyamanan.
“Pesan kami kepada penyedia jasa transportasi jaga keamanan dan kenyamanan, tingginya penggunaan kendaraan pribadi itu salah satunya karena transportasi publik kita kalah saing, ini juga PR bagi Pemprov Sumut,” kata Bobby.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemprov Sumut Yuda Pratiwi Setiawan menyampaikan, tahun ini pihaknya menyediakan enam rute mudik gratis, yakni Medan–Sosa, Medan–Padangsidimpuan, Medan–Gunungtua, Medan–Barus, Medan–Penyabungan, dan Medan–Salak. Selain itu, tersedia pula layanan kapal dari Pelabuhan Bintan Batam menuju Pelabuhan Belawan, serta kapal feri rute Sibolga–Nias dan sebaliknya.
“Kita berharap langkah ini bisa mengurangi kemacetan lalu lintas, mengurangi jumlah volume kendaraan, mengurangi cost transportasi pemudik,” kata Yuda Pratiwi Setiawan.
Turut hadir dalam pelepasan peserta Mudik Gratis di Stasiun Besar Medan antara lain Wakil Ketua DPRD Sumut Ihwan Ritonga, Pj Sekdaprov Sulaiman Harahap, serta unsur Forkopimda. Hadir pula pimpinan OPD terkait Pemprov Sumut, masyarakat, tokoh pemuda, dan jajaran PT KAI Divre I Sumut. (FS)/PE
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .