Miliki Seribu Pil Ekstasi Mantan Honorer Pemko Medan Akhirnya Ditangkap Polisi
Oleh : Radar Medan | 02 Apr 2019, 16:02:38 WIB | 👁 1868 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM - Seorang bekas pegawai honorer Pemko Medan berinisial ZM alias Heri (29) diringkus personil Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut karena terlibat dalam peredaran narkoba jenis ekstasi. Dari warga Perumahan BTN Griya Bulian Tebingtinggi ini polisi menyita 1000 pil ekstasi jenis baru.
“Ekstasi yang kita sita dari tersangka ini kalau tesnya dilakukan di Labfor Polri baru diketahui hasilnya positif,” jelas Kasubdit I Ditresarkoba Poldasu AKBP Fadris, Selasa (2/4/2019).
Fadris mengatakan pria itu diamankan dalam sebuah penyergapan yang dilakukan oleh personil Ditres Narkob Polda Sumut pada Kamis (28/3/2019) lalu, sekitar pukul 14.00 WIB di Jalan Jenderal AH. Nasution, Medan Johor.
“Berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya seorang pria yang membawa ekstasi. Setelah kita menerima ciri-ciri fisik pelaku, kita melakukan pengintaian dan berhasil menyergap tersangka,”sebutnya.
Berdasarkan pengakuan tersangka, seribu pil ekstasi ini mau diantarkan kepada pemesannya untuk diedarkan di tempat hiburan malam di Kota Medan. Bila barang haram itu sudah sampai ke tangan pemesannya, tersangka akan mendapat upah Rp2 juta.
“Namun dia keburu ditangkap. Pengakuannya baru kali ini jadi kurir,”terang Fadris.
Narkoba jenis ekstasi ini diperoleh tersangka dari temannya berinisial IE. Saat ini, polisi masih memburu IE. “Selanjutnya petugas membawa ZM ke Ditresnarkoba Polda Sumut untuk diproses lebih lanjut. Kami masih kembangkan kasus ini,”ujarnya.(tribratanews/red)
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .