Program JASKOP Bobby Nasution Kunci Stabilitas Pangan di Sumut

Oleh : Radar Medan | 10 Nov 2025, 18:10:11 WIB | 👁 839 Lihat
Ekonomi
Program JASKOP Bobby Nasution Kunci Stabilitas Pangan di Sumut

Keterangan Gambar : Pengamat ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU) Wahyu Ario Pratomo. (Ist)


RADARMEDAN.COM – Program Jaminan Kestabilan Harga Komoditi Pangan (JASKOP) yang digagas Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Wakil Gubernur Sumut Surya dinilai menjadi kunci stabilitas pangan di daerah, khususnya di Provinsi Sumut.

Pengamat ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU) Wahyu Ario Pratomo menyebut, program JASKOP merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam menjaga kestabilan harga pangan melalui penguatan produksi dan distribusi komoditas.

“Program JASKOP ini bagian dari upaya Pemprov Sumut menjaga stabilitas harga pangan. Salah satunya dengan membangun sejumlah fasilitas seperti Solar Dryer Dome (SDD) untuk membantu petani mengeringkan hasil panen dan menjaga kualitasnya, sehingga harga dapat lebih stabil,” ujar Wahyu di Medan, Senin (10/11/2025).

Menurut Wahyu, pelaksanaan program JASKOP terbukti berdampak positif terhadap peningkatan produksi pangan sepanjang tahun 2025, serta berpotensi menjaga kestabilan harga sejumlah komoditas yang kerap berfluktuasi, seperti cabai merah. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu menekan laju inflasi dan melindungi petani dari kerugian saat panen raya, serta memastikan masyarakat tetap mendapatkan harga terjangkau.

“Untuk menjaga stabilitas pangan dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari Pemprov Sumut, TPID, Bulog, hingga Satgas Pangan. Sinergi ini penting agar ketersediaan bahan pokok terjamin, produksi dan distribusi lancar, serta harga di tingkat petani, pedagang, dan konsumen tetap seimbang. Program JASKOP bisa disebut sebagai kunci menjaga stabilitas pangan di Sumut,” tegasnya.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan (Ketapang) dan Hortikultura Sumut Timur Tumanggor menyampaikan, bahwa sejumlah tanaman pangan dan hortikltura yang mempengaruhi naik-turunnya laju inflasi, seperti padi atau beras, cabai merah, dan bawang merah. 

Melalui program JASKOP, Dinas Ketapang dan Hortikultira Sumut telah menyiapkan strategi dalam pengendalian inflasi, yakni dengan peningkatan luas tanam yang dilakukan dengan ekstensifikasi dan intensifikasi. Kemudian penggunaan benih unggul bersertifikat, menyediakan sistem pengairan yang baik seperti penembangan jaringan irigasi tersier dan kuarter dan pembuatan embung dan pompanisasi.

Dinas Ketapang juga melakukan pengawalan dari organisme pengganggu tanaman dengan melakukan gerakan pengendalian organisme pengganggu tumbuhan, penanganan dampak perubahan iklim, dan pengaturan pola tanaman. “Juga dilakukan peningkatkan kapasitas petani dan petugas dengan pelatihan dan Bimtek terkait pengembangan budidaya,” ucapnya.

Timur berharap dengan Program JASKOP tersebut maka akan meningkatkan produksi pertanian di Sumut sehingga swasembada pangan terwujud. Sesuai yang dicita-citakan Presiden RI Prabowo Subianto. Seperti produksi beras di Sumut periode Januari- Desember tahun 2025 diperkriakan 2.293.733 ton. Kebutuhan beras sepanjang tahun 2025 diperkirakan 1.720.687 ton.

Begitu pula dengan komoditas jagung yang diperkirakan pada tahun 2025 produksinya mencapai 1.657.292 ton, dengan jumlah kebutuhan sebanyak 1.496.779 ton. Produksi cabai merah pada tahun 2025 mencapai 248.428 ton dan kebutuhan di Sumut mencapai 121.482 ton. Sementara produksi cabai rawit pada tahun 2025 diperkirakan sebanyak 116.122 ton dengan jumlah produksi 53.072 ton. 

“Diperkirakan pada 27 Oktober hingga 10 November 2025 di sejumlah daerah mengalami panen cabai merah. Seperti Simalungun, Padangsidimpuan, Karo, Pakpak Bharat, Dairi, Tapanuli Selatan, dan Langkat,” katanya.

Dari sejumlah daerah itu, luas areal panennya sekitar 520 hektare dengan potensi produksi mencapai 4.983 ton. Diharapkan dengan adanya penambahan panen cabai tersebut maka harga cabai juga ikut stabil. (HM/pe)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

File_Kapolda.jpg

Apresiasi Kinerja Pers, Polda Sumut Beri Penghargaan kepada 5 Jurnalis dan Media

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔20:04:36, 30 Okt 2026

RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .

Berita Selengkapnya ▸
Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas