Rico Waas: Imlek Bagian dari Kehidupan Multikultural Medan
Oleh : Radar Medan | 25 Jan 2026, 12:08:16 WIB | 👁 589 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menghadiri Lucky Prosperity Expo 2026 di Mall Centre Point, Sabtu (24/1/2026).
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa keterbukaan budaya dan toleransi telah menjadi fondasi kehidupan masyarakat Kota Medan. Keberagaman suku, etnis, dan budaya tidak hanya hidup berdampingan, tetapi juga terjalin dalam berbagai aktivitas sosial dan perayaan adat yang diikuti lintas komunitas.
Hal tersebut disampaikan Rico Waas saat menghadiri Lucky Prosperity Expo 2026 di Mall Centre Point, Sabtu (24/1/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Biksu Virya Dharma Mahastrawira, Anggota DPRD Sumatera Utara Hasyim, Anggota DPRD Kota Medan Lily, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, serta Ketua TP PKK Medan Airin Rico Waas.
Dalam rangkaian kegiatan itu, Rico Waas juga membuka dan menyaksikan Fa Hua Exhibition 2026. Pameran ini menghadirkan beragam karya dan ornamen budaya, antara lain Chinese Painting & Calligraphy, pameran kerajinan keramik oriental, galeri Chinese Art & Heritage Display, Lampion & Mei Hu Garden, Kolam Teratai Kwan Im, pameran oil painting, Borobudur Heritage, Feng Shui art, serta berbagai aksesori oriental.
Rico Waas mengatakan perayaan Tahun Baru Imlek telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Medan.
“Imlek bukan sekadar perayaan etnis tertentu, melainkan telah tumbuh sebagai kebudayaan yang melekat dan dirasakan lintas generasi."
Menurutnya, Medan merupakan kota multikultural yang dapat disebut sebagai miniatur Indonesia karena dihuni beragam suku dan etnis yang hidup harmonis tanpa sekat.
Rico Waas menjelaskan bahwa Kota Medan menjadi rumah bagi berbagai suku dan etnis, mulai dari Batak, Jawa, Karo, Pakpak, Nias, Minangkabau, Aceh, hingga masyarakat Tionghoa dan India. Keberagaman tersebut membentuk karakter masyarakat Medan yang terbuka dan saling menghargai.
Interaksi lintas budaya telah menjadi keseharian warga, baik dalam kegiatan sosial, perayaan adat, maupun acara keluarga.
"Kondisi ini memperkuat rasa persaudaraan dan memperkokoh persatuan di tengah perbedaan," nilainya.
Dalam sambutannya, Rico Waas juga menyinggung perayaan Imlek 2026 yang bertepatan dengan Tahun Kuda Api yang melambangkan semangat, energi, dan gerak maju. Ia menilai makna tersebut sejalan dengan karakter masyarakat Medan yang dinamis dan adaptif.
Ia menekankan bahwa kekompakan dan persatuan menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa, baik di bidang ekonomi maupun sosial. Ia mencontohkan solidaritas masyarakat saat terjadi bencana, di mana perbedaan latar belakang tidak lagi menjadi persoalan.
“Kita adalah bangsa Indonesia. Meski berbeda latar belakang, kita memiliki kesamaan prinsip, yakni menjunjung tinggi persatuan dan Merah Putih. Tanpa kekompakan, bangsa ini akan mudah dipecah belah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rico Waas berharap perayaan Imlek di Kota Medan dapat terus dikembangkan sebagai daya tarik budaya sekaligus menjadi magnet bagi masyarakat dari luar daerah maupun mancanegara untuk melihat langsung harmoni multikultural di Medan.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus menunjukkan kepedulian sosial, khususnya dalam membantu warga terdampak bencana.
“Saya bangga melihat semangat solidaritas masyarakat Medan yang terus terjaga,” ungkapnya.(hm)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .