Rico Waas: Penataan Trotoar Harus Punya Perencanaan Matang, Humanis, dan Estetis
Oleh : Radar Medan | 04 Apr 2026, 20:22:01 WIB | 👁 819 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat memimpin rapat penataan trotoar di sejumlah lokasi, Kamis (2/4/2026)
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya perencanaan matang, humanis, serta pertimbangan estetika dalam penataan trotoar.
"Pembangunan Medan harus mempunyai konsep yang benar. Sekali dibangun harus bertahan lama," tekan Rico Waas saat memimpin rapat penataan trotoar di sejumlah lokasi, Kamis (2/4/2026) di rumah dinasnya.
Dalam arahannya, Rico Waas menegaskan desain trotoar tidak boleh dibuat seragam, melainkan harus menyesuaikan kondisi di lapangan dan kebutuhan tiap kawasan.
“Perencanaan itu harus menyesuaikan kondisi di lapangan. Jangan dipaksakan sama semua, tetapi lihat per blok dan sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing,” ujarnya di hadapan Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Plt Kepala Dinas SDABMBK Ferri Ichsan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Melvi Marlabayana, serta Plt Kepala Dinas Perhubungan Suriono.
Rico Waas juga menekankan pentingnya peran perencana dalam menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan desain infrastruktur yang akan dibangun. Menurutnya, pembangunan trotoar ke depan harus mengalami peningkatan kualitas.
“Jangan lagi kita bangun trotoar biasa. Skala Kota Medan harus naik, kualitasnya juga harus naik,” tegas Rico Waas.
Selain itu, Wali Kota meminta agar pembangunan memperhatikan berbagai aspek, mulai dari material, sistem drainase, pencahayaan, hingga akses bagi penyandang disabilitas. Ia juga menekankan pentingnya integrasi antara jalur pejalan kaki, ruang hijau, dan fasilitas umum lainnya.
“Trotoar itu bukan sekadar jalan kaki, tetapi harus ada ruang hijau, penerangan, dan akses yang baik untuk semua, termasuk penyandang disabilitas,” kata Rico Waas.
Rico Waas juga mengingatkan agar pekerjaan tidak dilakukan terburu-buru tanpa perencanaan yang matang karena dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.
“Jangan sampai kita hanya menutup jalan tanpa perencanaan yang baik. Masyarakat jadi tidak nyaman,” ujarnya.
Rico Waas meminta seluruh pihak terkait merancang setiap titik pekerjaan secara detail, termasuk menyesuaikan dengan kondisi jalan yang sempit maupun kebutuhan parkir.
“Semua harus direncanakan secara detail dan disesuaikan dengan kondisi lapangan. Intinya, kita ingin hasil yang terbaik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.
Adapun ruas jalan yang direncanakan akan dilakukan penataan trotoar, antara lain Jalan HM Yamin, Jalan Zainul Arifin, Jalan Juanda, Jalan Monginsidi, Jalan Setia Budi, Jalan Masjid Raya hingga Jalan Mahkamah, serta Jalan Brigjen Katamso di kawasan Masjid Raya Al Mashun dan Istana Maimun.(HM)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .