Rico Waas Sambut Baik Astindo Sumut Travel Exchange 2025
Oleh : Radar Medan | 21 Okt 2025, 08:54:41 WIB | 👁 807 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Sumut di Balai Kota, Senin (20/10/25).
RADARMEDAN.COM – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mendukung dan menyambut baik digelarnya Astindo Sumut Travel Exchange (ASTEX) 2025. Melalui event ini diharapkan dapat memperkenalkan Kota Medan melalui Gastronomy Experience.
Hal ini disampaikan Wali Kota Medan, Rico Waas, saat menerima audiensi Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Sumut di Balai Kota, Senin (20/10/25).
Didampingi Kadis Pariwisata Odi Batubara, Wali Kota Medan Rico Waas meminta agar event ASTEX 2025 dikemas menarik sehingga dapat menggugah wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, untuk datang ke Kota Medan.
Bikin ASTEX 2025 menarik, kenalkan Medan melalui Gastronomy Experience. Buat paket wisata untuk menggaet wisatawan, seperti paket wisata kuliner dengan memperkenalkan makanan Medan yang enak-enak, dan paket wisata olahraga di mana sarana olahraga di Kota Medan sudah sangat menarik, seperti Kebun Bunga dan Cadika,” kata Rico Waas.
Dijelaskan Rico Waas, melalui Gastronomy Experience dengan paket kulinernya, wisatawan dapat diajak mencicipi makanan khas Medan mulai dari pagi hingga malam hari.
“Kita perkenalkan makanan di Medan. Saya ingin Kota Medan ini menjadi kota kuliner nomor satu di Indonesia,” ucap Rico Waas.
Menurut Rico Waas, Kota Medan memang tidak memiliki wisata alam, karena banyak wisatawan lebih memilih berkunjung ke Danau Toba atau sekitarnya. Namun, yang perlu diketahui, jika ingin merasakan lifestyle, sudah pasti di Kota Medan.
“Kita harus berani mempromosikan potensi pariwisata di Kota Medan. Untuk event ASTEX 2025 nantinya, kita dapat menawarkan suvenir yang memiliki nilai historis, seperti cerutu Tembakau Deli dan minyak Karo,” pungkas Rico Waas.
Sebelumnya, Ketua Astindo Sumut, Tengku Feria Aznita, menyampaikan bahwa Astindo Sumut Travel Exchange (ASTEX) adalah acara business-to-business (B2B) yang diadakan oleh Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) di Medan, dengan tujuan mempertemukan agen perjalanan lokal dengan mitra nasional dan internasional.
Forum business-to-business (B2B) ini menghubungkan travel agent lokal dengan mitra nasional dan internasional untuk mempromosikan pariwisata, khususnya Sumatera Utara, termasuk Kota Medan,” katanya.
Dijelaskannya, event ini akan digelar pada 3 November 2025 di Selecta Convention Hall Medan dan akan dihadiri 120 buyers dari berbagai negara.
“Pelaku pariwisata mancanegara berupa tour operator sebanyak 120 perusahaan akan datang ke Kota Medan dan mempromosikan kota ini. Harapannya, hal ini akan meningkatkan kunjungan wisata dari negara lain ke Kota Medan,” jelasnya.(HM/pe)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .