Oleh : Radar Medan | 30 Jun 2026, 11:12:44 WIB | 👁 497 Lihat Umum
Keterangan Gambar : emerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut mengambil alih pengamanan kawasan wisata pemandian air panas Semangat Gunung dan Daulu atau yang lebih dikenal sebagai Sidebuk Debuk, Kabupaten Karo. Senin (29/6/2026).
RADARMEDAN.COM – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut mengambil alih pengamanan kawasan wisata pemandian air panas Semangat Gunung dan Daulu atau yang lebih dikenal sebagai Sidebuk Debuk, Kabupaten Karo.
Langkah tersebut dilakukan setelah personel Satpol PP Kabupaten Karo dinilai tidak mampu mengatasi persoalan kutipan liar (pungli) yang selama ini dikeluhkan pengunjung dan masyarakat di kawasan wisata tersebut.
Kepala Satpol PP Sumut, Moettaqien Hasrimi, mengatakan pihaknya kini menempatkan personel untuk melakukan penjagaan dan patroli secara penuh selama 24 jam di kawasan Sidebuk Debuk.
"Personel Satpol PP Sumut saat ini melakukan penjagaan dan patroli selama 24 jam. Sejauh ini kondisi aman dan terkendali," kata Hasrimi, Senin (29/6/2026).
Menurut Hasrimi, pengamanan dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi praktik pungutan liar terhadap wisatawan yang berkunjung ke kawasan pemandian air panas yang berada di jalur wisata Berastagi tersebut.
Berdasarkan laporan personel di lapangan pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 19.50 WIB, situasi di kawasan wisata maupun sepanjang akses menuju pemandian air panas terpantau aman dan tidak ditemukan aktivitas pungutan liar oleh oknum masyarakat.
Laporan yang diterima juga menyebutkan tidak ada lagi aktivitas pengutipan uang terhadap pengunjung di sejumlah titik yang sebelumnya menjadi perhatian pemerintah.
Namun, dalam laporan yang sama, personel Satpol PP Sumut menemukan tidak adanya kehadiran personel Satpol PP Kabupaten Karo di sejumlah pos pengamanan yang telah ditetapkan.
Dari hasil pemantauan lapangan, Pos 2 dilaporkan tidak lagi ditempati personel Satpol PP Karo sejak siang hari. Kondisi serupa juga ditemukan di Pos 4 yang disebut sudah tidak dijaga sejak pukul 10.00 WIB.
Bahkan petugas di lapangan melaporkan Pos 1 yang sebelumnya ditempati personel Satpol PP Karo juga dalam keadaan kosong.
Informasi mundurnya personel Satpol PP Karo tersebut diketahui berdasarkan laporan anggota yang bertugas di lapangan saat patroli dan pengawasan berlangsung.
Meski demikian, Satpol PP Sumut memastikan pengamanan kawasan wisata Sidebuk Debuk tetap berjalan normal. Patroli akan terus dilakukan untuk menjaga ketertiban serta memastikan tidak ada lagi praktik pungutan liar yang merugikan masyarakat maupun wisatawan.
Kawasan wisata pemandian air panas Sidebuk Debuk sebelumnya menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara setelah muncul keluhan terkait dugaan pungutan liar terhadap pengunjung. Pemprov Sumut kemudian menurunkan personel Satpol PP untuk melakukan pengawasan langsung dan memastikan kawasan wisata tersebut bebas dari praktik pungli.(FS)/PE
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .