Seminar Tata Kota Islami Diadakan di Kantor Majelis Ulama Indonesia
Oleh : Radar Medan | 02 Nov 2019, 18:51:48 WIB | 👁 1175 Lihat Komunitas
RADARMEDAN.COM - Ide, gagasan dan kontribusi yang diberikan seluruh komponen masyarakat yang bertujuan untuk menjadikan dan membawa Kota Medan mewujudkan visinya menjadi kota multikultural, humanis, berdaya saing, sejahtera dan religius. Apalagi hal tersebut berkaitan dan berkenaan dengan kemasalahatan umat serta hajat hidup orang banyak, tentunya patut didukung oleh pemkot.
Dukungan tersebut disampaikan Plt.Walikota Medan diwakili Kabag Agama Setdako Medan Adlan ketika membuka Seminar Tata Kota Islami yang berlangsung di Aula Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan, Jalan Nusantara, Sabtu (2/11). Tujuannya, untuk berdiskusi dan bertukar pikiran terkait pengimplementasian nilai-nilai agama Islam di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi umat Islam Kota Medan.
Dalam sambutan Plt Wali Kota yang dibacakan, Adlan mengungkapkan bahwa pengimplentasian nilai-nilai Islami di Kota Medan dapat dilakukan dengan santun dan tetap memikirkan hak setiap umat beragama lain yang mendiami Kota Medan. Sebab, Kota Medan terdiri dari berbagai suku, agama dan budaya yang mewarnai, sehingga butuh kehatian-hatian dalam penerapannya agar tidak menumbulkan persepsi yang berbeda di tengah-tengah masyarakat.
"Satu hal yang harus ditekankan bahwa tata kota islami bagi Kota Medan bukan untuk mengesampingkan hak dan kewajiban umat agama lain. Sikap tenggang rasa dan menjujung tinggi nilai toleransi menjadi tiang yang harus dibangun sebagai tonggak rumah kita bersama yakni Medan rumah kita. Hal ini sejalan dengan prinsip agama Islam yang rahmatan lil alamin (agama yang merangkul dan mengayomi semua pihak)," kata Adlan.
Dinilai Adlan, nilai-nilai Islam perlu dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari khususnya bagi umat Islam. Tujuannya agar setiap umat dapat menghargai hak orang lain dan senantiasa berbuat baik bagi siapa saja. Sebagai contoh, ungkap Adlan, sikap menghargai bisa diwujudkan dengan tidak berkendara di atas trotoar. Sebab, trotoar diperuntukkan bagi para pejalan kaki.
"Masih banyak kita jumpai masyarakat yang tidak memikirkan hak-hak orang lain saat berkendara di jalan raya. Selain itu, nilai Islami yang harus tertanam dalam diri kita adalah senantiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Sebab, Allah SWT mencintai keindahan dan kebersihan. Untuk itulah, mari kita berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan demi Kota Medan yang bersih, asri dan nyaman," pesannya.
Terakhir, dalam seminar yang digelar MUI Kota Medan dengan tema "Menatap Medan Islamic City" ini, Adlan berharap hasil seminar ini dapat menjadi referensi bagi Pemko Medan dalam menata kota menjadi lebih baik. "Insya Allah, kegiatan yang hari ini memberi manfaat bagi kita sebagai wujud kecintaan kita pada Kota Medan," ungkapnya di hadapan Sekretaris Umum MUI Kota Medan Syukri Albani dan para peserta yang berasal dari organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam di Kota Medan.(Humas Pemko)/PE/red
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .