Sepikiran dengan Masyarakat, Bobby Nasution Juga Ingin Medan Terlepas Dari PPKM Darurat

Oleh : Radar Medan | 23 Jul 2021, 13:50:01 WIB | 👁 2221 Lihat
Berita Kota
Sepikiran dengan Masyarakat, Bobby Nasution Juga Ingin Medan Terlepas Dari PPKM Darurat

RADARMEDAN.COM - Pasca ditetapkan pemerintah pusat sebagai satu dari 15 kabupaten/kota di luar Jawa-Bali, Pemko Medan pun akhirnya menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak tanggal 12-20 Juli. Keputusan ini dilakukan sebagai upaya menekan dan mengendalikan angka kasus Covid-19 di Kota Medan.

Penerapan PPKM Darurat  dilakukan seiring Wali Kota Medan Bobby Nasution menerbitkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan Nomor.443.2/6134 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 di Kota Medan.

Dalam SE tersebut telah diatur ketentuan terkait kegiatan masyarakat di berbagai sektor. Bobby Nasution berharap, masyarakat secara disiplin dapat mematuhinya. Sebab, Bobby Nasution berkeinginan besar agar Kota Medan terlepas dari PPKM Darurat. Dengan demikian, seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan normal dan perekonomian bangkit kembali.

Setelah berjalan 9 hari, PPKM Darurat kemudian diperpanjang pemerintah pusat dan berlaku bagi seluruh daerah yang telah ditetapkan, termasuk Kota Medan mulai 21 -25 Juli. Keputusan perpanjangan PPKM Darurat ini pun akhirnya dilakukan Bobby Nasution karena mengikuti kebijakan pemerintah pusat dan provinsi.

Meski demikian, Bobby Nasution juga memiliki keinginan yang sama dengan masyarakat  agar Kota Medan terlepas dari PPKM Darurat. Selain penerapan PPKM Darurat, Bobby Nasution pun terus gencar melakukan vaksinasi massal  guna membentuk herd immunity warga Kota Medan. Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Medan tertanggal 21 Juli 2021, vaksinasi yang dilakukan telah  mencapai 388.485 orang dari target 1.942.998 orang.

Ada pun perincian 388.845 orang yang telah divaksin itu meliputi tenaga kesehatan sebanyak 24.540  orang, lansia (75.184 orang), pelayan publik (230.194 orang),  masyarakat rentan & umum (53.503) serta remaja 5.424 orang. Oleh karenanya Bobby Nasution ingin  vaksinasi massal terus dikebut sehingga target 1.942.998 orang dapat terealisasi.

Keputusan perpanjangan PPKM Darurat di Kota Medan tersebut pun mendapat dukungan dari dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara Emilia Ramadhani  S PSi MA. Emilia setuju dengan perpanjangan PPKM Darurat di Kota Medan. Ia mengatakan, sebagai masyarakat haruslah mendukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19 di Kota Medan demi kesehatan dan keselamatan bersama.

“Pastinya ini satu langkah yang diambil Bobby Nasution untuk menekan penyebaran Covid-19. Kita juga harus merujuk pada keputusan Pemerintah Pusat yang mengharuskan beberapa daerah menjalankan PPKM Darurat, termasuk Kota Medan. Permasalahan Covid-19 harus kita atasi bersama dengan mendukung pemerintah dalam upaya  pemberantasan Covid-19 yang dilakukan,” ujar Emilia.

Selanjutnya Emilia menilai, keputusan yang diambil Bobby Nasution untuk memperpanjang PPKM Darurat pastinya sudah diperhitungkan secara matang baik dan buruknya.

“Bobby Nasution tidak mungkin mengeluarkan suatu kebijakan yang tidak di evaluasi ataupun tidak direncanakan secara matang terlebih dahulu. Dengan meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Medan dan juga obat-obatan semakin langka, pemberlakuan PPKM Darurat ini pastinya dapat membantu menekan angka Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, Amelia menganggap penyekatan pada perbatasan-perbatasan Kota Medan merupakan kebijakan yang tepat.

“Saya merasa penyekatan yang dilakukan di wilayah perbatasan Kota Medan sangat efektif guna mengurangi mobilitas masuk Kota Medan dan mencegah terbentuknya cluster baru Covid-19,” ungkapnya.

Amelia kemudian berharap sosialisasi mengenai PPKM Darurat semakin digalakkan hingga pelosok daerah yang kurang terpapar informasi, sehingga masyarakat tidak kebingungan dan berasumsi yang tidak benar.

“Ada kebijakan artinya ada sosialisasi, perlu dilakukan sosialisasi ke masyarakat dengan benar, mengapa diperpanjang dan apa yang dapat diperoleh dari PPKM Darurat ini sehingga pertanyaan pertanyaan dari masyarakat dapat terjawab. Kurangnya sosialisasi membuat masyarakat merasa bingung dan merasa dirugikan, padahal kan nyatanya tidak. Perpanjangan PPKM Darurat ini kan untuk kesehatan dan keselamatan kita bersama,” pungkasnya.(Hms)/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

File_Kapolda.jpg

Apresiasi Kinerja Pers, Polda Sumut Beri Penghargaan kepada 5 Jurnalis dan Media

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔20:04:36, 30 Okt 2026

RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .

Berita Selengkapnya ▸
Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas