Tingkatkan Kualitas Jalan, Pemprov Sumut Pertimbangkan Teknologi Polimer
Oleh : Radar Medan | 05 Jul 2019, 11:06:11 WIB | 👁 1642 Lihat Teknologi
RADARMEDAN.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya untuk mendapatkan cara terbaik dalam memperbaiki dan membangun jalan di daerah ini. Salah satunya dengan mempertimbangkan penggunaan teknologi polimer. Teknologi polimer merupakan teknologi konstruksi jalan yang dikenal lebih kuat, tahan lama, murah dan pemeliharannya lebih mudah dari aspal biasa, sehingga bisa menjadi salah satu solusi masalah jalan di Sumut.
Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah menilai ini salah satu solusi bagus untuk jalan-jalan di Sumut yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat. “Ini teknologi yang bagus, punya ketahanan, kekuatan dan harganya juga lebih murah dari aspal biasa. Kita perlu solusi-solusi seperti ini untuk memberikan jalan yang layak kepada masyarakat Sumut,” kata Musa Rajekshah, saat rapat dengan sejumlah pimpinan Terratech Inc USA, di ruang rapat Lantai 9 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pengeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (4/7).
Polimer yang ditawarkan Terratech mampu menahan beban hingga 30 ton, sama seperti beton, sedangkan rata-rata ketahanan aspal yang banyak digunakan untuk jalan-jalan kota hanya mampu menahan 10 ton. Untuk ketebalannya, polimer Terratech hanya 50mm, sedangkan aspal 100mm dan beton 150mm.
Menurut Musa Rajekshah, teknologi polimer ini patut dipertimbangkan untuk menjawab kebutuhan jalan di Sumut, yang sangat sering menjadi polemik masyarakat. Namun menurutnya masih perlu diperhatikan lagi soal peraturan yang berlaku di Indonesia, termasuk persetujuan dari Kementrian PUPR.
“Apa yang ditawarkan Terratech memang menarik dan cukup menjawab permasalah jalan di Sumut, tetapi kita juga harus memperhatikan regulasi yang berlaku di Indonesia, termasuk izin standar dari Kementrian PUPR dan SSH (Standar Satuan Harga). Namun, secara keseluruhan ini sangat bagus karena polimer menggunakan bahan dasar karet dan merupakan teknologi ramah lingkungan. Jadi, kita akan kaji lagi lebih dalam lagi,” katanya.
Selain mengajak kerja sama dalam masalah konstruksi jalan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, Terratech juga berencana untuk membangun pabrik polimer di Sumut. Ini bisa menggairahkan kembali perkebunan karet Sumut yang saat ini mulai berkurang. Ini sesuai dengan misi Kementrian PUPR yang ingin memperluas penggunaan aspal karet untuk jalan-jalan di seluruh Indonesia.
“Sumut pernah jaya di karet dan Terratech punya rencana untuk membangun pabrik polimer di sini. Pabriknya mungkin akan menjadi pabrik Terratech yang paling besar di dunia. Ini akan sangat menguntungkan bagi petani-petani karet di Sumut,” kata Direktur Operasional Terratech untuk Indonesia Muhammad Zulfan.
Turut hadir Asisten Adsministrasi Umum dan Aset Mhd Fitriyus dan Kadis Perumahan, Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi Pemprov Sumut Effendy Pohan, Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman Pemprov Sumut Ida Mariana. Sedangkan dari pihak Terratech hadir CEO Terratech Zakaria bin Pehin Dato Abdul Aziz, Direktur Pemasaran Indonesia M Mahri, Direktur Teknis Asia Tenggara Abdurrahim, Direktur Teknis Indonesia Adam Chu, Direktur Umum Indonesia Kasmadi dan Direktur Asia Tenggara Iman Shahbudi.** (Humas Provsu)-(Riva)/red
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .