Tinjau Pengungsi Sinabung, Bobby Nasution Pastikan Keselamatan Warga
Oleh : Radar Medan | 01 Sep 2026, 19:59:19 WIB | 👁 401 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Kominikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sumut melaksanakan ive streaming “TITIK KUMPUL”dengan narasumber Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Sumut M Mahfullah Pratama Daulay bersama Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut Kolonel (Purn) Hatunggal Siregar di Studio TVRI Sumut, Jalan Putri Hijau Medan, Selasa (01/09/2026).
RADARMEDAN.COM, KARO - Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution kunjungi lokasi pengungsian warga terdampak erupsi Gunung Sinabung di Desa Sukatepu, Kabupaten Karo, Selasa (1/9) sore.
Kunjungan Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Menurut Bobby Nasution, evakuasi warga menjadi prioritas utama pemerintah, terutama masyarakat yang berada di wilayah dengan radius berbahaya berdasarkan rekomendasi Badan Geologi.
Menurutnya, terdapat dua desa yang menjadi perhatian utama untuk dilakukan evakuasi. Salah satunya Desa Kuta Tengah, yang sebagian warganya kini telah berada di lokasi pengungsian.
“Yang paling utama kan mengevakuasi warga. Tadi disampaikan dari Badan Geologi, ada dua desa yang paling diutamakan, yang sangat masuk radius kalau terjadi erupsi. Salah satunya Desa Kuta Tengah,” ujar Bobby Nasution.
Dimana, sekitar 280 warga Desa Kuta Tengah telah berada di tempat pengungsian. Sehingga, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan fasilitas dasar seperti tempat tidur, air bersih, toilet hingga makanan tersedia dengan baik.
“Kita pastikan yang di sini fasilitasnya dulu. Kita tidak ingin masyarakat yang mengungsi merasa tidak nyaman, kemudian tiba-tiba langsung kembali ke rumah,” sambung Bobby.
Menurutnya, pihaknya juga menanggapi keluhan warga yang mengaku sempat menunggu beberapa jam setelah meninggalkan rumah tanpa mendapatkan makanan maupun minuman.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap menyuplai kebutuhan para pengungsi, termasuk makanan dan air bersih. “Kami dari provinsi datang ke sini bukan mau hanya lihat-lihat. Apa yang dibutuhkan silakan sampaikan, kami akan support. Makanan sudah kami siapkan, air bersih juga kami bawa,” beber Bobby.
Kondisi pengungsi kali ini berbeda dengan korban bencana yang rumahnya telah hancur. Sebagian warga yang mengungsi masih memiliki rumah, sehingga potensi untuk kembali ke kediaman masing-masing cukup tinggi. "Karena itu, pemerintah harus memastikan kebutuhan pokok selama berada di pengungsian tetap terpenuhi. Tidak bisa senyaman di rumah sendiri, tapi jangan kebutuhan pokoknya ketika mereka pindah ke tempat pengungsian justru hilang total. Seperti makan, tempat tidur dan tempat istirahat,” jelas Bobby.
Selain kebutuhan pangan dan air bersih, Pemprov Sumut juga menyiapkan sarana transportasi bagi anak-anak pengungsi untuk bersekolah. “Tadi ada permintaan bus ataupun pengangkutan anak-anak untuk sekolah, kami juga akan siapkan,” kata Bobby.
Terkait perkembangan aktivitas Gunung Sinabung, Bobby Afif Nasution menyebut status gunung tersebut masih berada pada Level III atau Siaga.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan terus mengevaluasi kondisi aktivitas vulkanik. "Jika erupsi menurun, status dapat diturunkan menjadi level II atau waspada sehingga masyarakat berpotensi diperbolehkan kembali ke rumah dengan tetap dalam pemantauan. Mungkin masyarakat sudah boleh kembali, tapi tetap dalam perhatian,” ujar Bobby.
Sebaliknya, jika aktivitas Gunung Sinabung kembali meningkat, pemerintah telah menyiapkan langkah evakuasi lanjutan, termasuk memperluas radius wilayah yang harus dikosongkan. “Kita juga sudah evaluasi langkah-langkah yang harus dilakukan, radius berapa saja yang bertambah dan siapa saja yang harus mengungsi," sebut Bobby.
Untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat erupsi, pemerintah juga telah menyiagakan posko kesehatan beserta kendaraan pelayanan kesehatan di lokasi pengungsian.
Bobby Nasution mengatakan, jika kondisi darurat masih berlangsung dalam satu hingga dua hari ke depan, Pemprov Sumut akan mengerahkan bus layanan kesehatan yang memiliki kemampuan memberikan pelayanan medis hingga tindakan operasi ringan.
“Kalau memang satu-dua hari ini masih diperlukan, kita kirim bus layanan kita. Bus layanan itu bisa melaksanakan sampai dengan operasi ringan,” ujarnya.
Terkait dampak langsung erupsi terhadap bangunan maupun rumah warga, Bobby menyebut hingga saat ini belum terdapat laporan kerusakan.
“Mudah-mudahan tidak ada. Sejauh ini belum ada yang terdampak secara langsung, artinya kerugian atau kerusakan bangunan belum ada,” katanya.
Sementara untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat abu vulkanik, pembagian masker telah dilakukan sejak erupsi pertama terjadi. “Kejadian pertama pukul 10.17, siang harinya kita langsung bagikan masker. Baik dari provinsi, kabupaten, TNI, Polri, semuanya membagikan masker. Ini langkah antisipasi agar tidak terjadi penyakit berat,” jelas Bobby.
Bobby mengatakan pemerintah belum menghitung dampak ekonomi akibat erupsi karena fokus utama saat ini adalah keselamatan masyarakat.
Termasuk keputusan menutup kawasan wisata di sekitar Gunung Sinabung untuk mencegah wisatawan memasuki zona berbahaya. “Dampak ekonominya pasti ada. Wisata kita minta ditutup, tidak boleh ada wisatawan masuk ke sekitar area gunung.
Untuk ketersediaan kebutuhan pangan dan logistik bagi para pengungsi, Bobby memastikan stok dalam kondisi aman.“Stok logistik aman,” tutup Bobby Afif Nasution mengakhiri.
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .