Upaya Atasi Kemacetan, Wali Kota Medan Luncurkan Bus Rapid Transit
Oleh : Radar Medan | 21 Apr 2024, 07:05:30 WIB | 👁 1072 Lihat Metropolitan
Keterangan Gambar : Bobby Nasution bersama Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman saat lakukan penekanan tombol sirine pertanda diluncurkannya Proyek Bus Rapid Transit (BRT) Medan-Binjai-Deli Serdang (Mebidang) dari bekas Terminal Amplas, Jum'at (19/4)
RADARMEDAN.COM - Penekanan tombol sirine oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution menjadi pertanda diluncurkannya Proyek Indonesia Mass Transit Project (Mastran) Bus Rapid Transit (BRT) Medan-Binjai-Deli Serdang (Mebidang) dari bekas Terminal Amplas, Jum'at (19/4). Proyek Mastran ini merupakan program Pemerintah Pusat yang dihadirkan sebagai upaya meningkatkan transportasi massal demi mengatasi permasalahan kemacetan, isu lingkungan serta kerugian non materil sebagai dampak dari kemacetan.
Peluncuran dilakukan Bobby Nasution bersama Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman, Direktur Angkutan Jalan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Suharto, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Agustinus, Wali Kota Binjai Amir Hamzah, Bupati Deli Serdang Ali Yusuf Siregar serta unsur Forkopimda Kota Medan.
Dalam sambutannya, Bobby Nasution mengatakan, saat ini terdapat total lebih dari 386.727 pelaju (commuter) yang melakukan mobilitas di kawasan Mebidang. Dari angka tersebut, imbuhnya, 69 persen berada di usia produktif dan 2 dari 3 pelaju itu berstatus pekerja. Terlebih, bilangnya, Kota Medan merupakan tujuan terbesar dari aktivitas para pelaju tersebut.
“Urgensi untuk menghadirkan moda transportasi publik yang andal dan nyaman di kawasan Mebidang sudah sangat nyata. Lewat perbaikan akses, salah satunya dengan kehadiran Mastran BRT Mebidang, maka gerak aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kita fasilitasi sehingga berbagai potensi daerah di Mebidang dapat berkembang secara maksimal,” kata Bobby Nasution.
Menantu Presiden RI Joko Widodo ini, selanjutnya mengajak seluruh pemangku kepentingan di kawasan proyek Mastran BRT Mebidang di antaranya para kepala daerah terkait, pihak kementerian, awak media, stakeholder lainnya, terkhusus masyarakat Kota Medan, Binjai dan Kabupaten Deli Serdang untuk berkolaborasi secara aktif demi perwujudan Mastran BRT Mebidang yang bervisi pada kemaslahatan kawasan.
Sementara itu, Kadishub Kota Medan Iswar Lubis mengungkapkan, pengembangan sistem angkutan massal modern yang paling cocok untuk kebutuhan mobilitas warga Mebidang, khususnya Kota Medan dimulai hari ini. Sebab, terangnya, BRT memiliki sistem yang mendukung ketepatan waktu, kenyamanan dan merupakan layanan angkutan perkotaan metropolitan yang paling efektif secara biaya dalam pembangunannya.
Dijelaskannya, saat ini lahan eks Terminal Amplas sudah siap digunakan untuk persiapan struktur salah satu depo proyek Mastran BRT Mebidang. "Depo Amplas akan menjadi titik pemberangkatan pertama armada Mastran BRT Mebidang dengan rute Amplas – Pinang Baris. Selain Amplas, akan ada depo lain di Pinang Baris, dan satu lagi fasilitas depo pendukung yang sedang kami upayakan ketersediaannya di Flamboyan,” jelas Iswar.
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .