Usai Dilantik Walikota Medan Langsung Kerja, Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi
Oleh : Radar Medan | 27 Feb 2021, 15:13:35 WIB | 👁 1686 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Walikota Medan Bobby Afif Nasution saat meninjau pelaksanaan vaksinasi sinovac
RADARMEDAN.COM - Ungkapan rasa syukur disampaikan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM. Sebab, program vaksinasi yang dilakukan di empat lokasi berbeda di Kota Medan, Sabtu (27/2), berjalan dengan lancar dan tak ada kendala sedikit pun.
Diharapkan, program vaksinasi ini dapat digelar lebih massif lagi. Dengan demikian tingkat kekebalan warga Kota Medan semakin meningkat, sehingga akan merasa lebih tenang lagi dalam melakukan aktivitas.
“Alhamdulillah, kita telah melakukan vaksinasi di empat titik dan sampai kini tidak ada kendala sedikit pun. Di samping itu masyarakat yang divaksin juga tidak ada mengalami gejala-gejala. Mudah-mudahan vaksinasi yang kita lakukan ini bisa lebih massif lagi,” kata Wali Kota ketika meninjau vaksinasi di Terminal Terpadu Pinang Baris, tepatnya di halaman Unit Pengujian Kenderaan Bermotor, Sabtu (27/2).
Diungkapkan Wali Kota, ada 4 titik yang menjadi lokasi pencanangan vaksinasi pertama yang dilakukan Pemko Medan yakni Terminal Terpadu Amplas (TTA), Pasar Tradisionil Titi Kuning, Pasar Tradisionil Sei Sikambing dan Terminal Terpadu Pinang Baris (TTPB). Menurut Wali Kota, keempat titik itu sudah ditinjau sejak pagi hingga menjelang tengah hari.
“Dari peninjauan yang telah dilakukan, hasilnya cukup baik. Dimana pendataan yang dilakukan sudah cukup baik, begitu juga dengan pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan. Saya optimis, kita bisa membuat vaksinasi yang lebih besar lagi,” kata Wali Kota.
Dalam peninjauan yang turut dihadiri Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko SH SIK MSi, Dandim 0201/BS Letkol Inf Agus Setiandar SIP, Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM serta sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan, Wali Kota selanjutnya berharap kekebalan warga Kota Medan semakin meningkat.
“Melalui vaksinasi yang dilakukan ini, kita berharap agar warga Kota Medan memiliki kekebalan massal minimal 70 %. Dengan demikian aktivitas warga Kota Medan ke depannya bisa lebih tenang,” harapnya.
Proses vaksinasi di TTPB berjalan dengan lancar. Sebanyak 140 peserta yang terdiri dari pengemudi angkutan kota, taksi, angkutan kota antar provinsi (AKAP), angkutan kota dalam provinsi (AKDP) serta angkutan barang. Vaksinasi dilakukan mulai pukul 10.00 WIB dan petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Medan yang melakukan vaksinasi.
Sebelumnya, Wali Kota meninjau vaksinasi di TTA yang diikuti sebanyak 183 orang pengemudi. Kemudian di Pasar Tradisionil Titi Kuning, sebanyak 200 orang pedagang mengikuti vaksinasi tersebut. Sedangkan di Pasar Tradisionil Sei Sikambing, vaksinasi diikuti 104 orang pedagang dan di TTPB pesertanya sebanyak 140 orang. Dengan demikian jumlah total peserta yang mengikuti vaksin sebanyak 627 orang.
Kadis Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota, sebab pencanangan pertama vaksinasi yang dilakukan salah satunya bidang transportasi yang meliputi pengemudi angkutan kota, taksi, AKAP, AKDP dan angkutan barang. Dengan vaksinasi yang dilakukan, Iswar berharap agar seluruh pengemudi angkutan dapat beraktifitas dalam kondisi yang sehat. Sebab, transportasi merupakan urat nadi dari pertumbuhan perekonomian.
“Perekononian akan tersendat kalau transportasinya tersendat. Harapan kita bagaimana penggiat-penggiat transportasi dapat beraktifitas dalam kondisi yang sehat guna memulihkan perekonomian kita. Sesuai dengan keinginan Bapak Wali Kota, kita pun menargetkan minimal 70 % penggiat transportasi memiliki kekebalan massal,” harap Iswar. (humas /PR).
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .