Wagub Harapkan Para Direksi BUMD Serius Memajukan Perusahaan

Oleh : Radar Medan | 20 Sep 2019, 09:10:42 WIB | 👁 1460 Lihat
Ekonomi
Wagub Harapkan Para Direksi BUMD Serius Memajukan Perusahaan

RADARMEDAN.COM  – Seluruh jajaran direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut diharapkan serius menjalankan tugas membangun dan memajukan perusahaan yang dipimpin. Sehingga BUMD-BUMD yang ada dapat berkembang menjadi perusahaan yang maju, berdaya saing dan menghasilkan laba.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah saat memimpin rapat bersama seluruh Direksi BUMD Pemprov Sumut dalam rangka mendengar pemaparan mengenai PT Food Station Tjipinang Jaya dan Perumda Pasar Jaya, yang merupakan BUMD milik Pemprov DKI Jakarta, Rabu (18/9), di Ruang Rapat Lantai 9, Gedung Perwakilan Bank Indonesia Sumut, Medan.

"Kita ingin semangatnya, motivasinya dan memang semuanya harus direncanakan dengan baik. Secara organisasinya harus baik juga, perencanaan kerja harus baik, juga dalam sistem penganggaran harus disusun dengan baik. Mudah-mudahan target bisa dicapai sesuai harapan," ujar Wagub Musa Rajekshah.

Menurut Musa Rajekshah, yang akrab disapa Ijeck, digelarnya rapat ini tidak direncanakan sebelumnya, dikarenakan dirinya tertarik mendengarkan paparan BUMD DKI Jakarta saat Rakorwil TPID se-Sumatera pada pagi harinya.

"Saya tertarik dalam pengembangan usaha, dalam perbaikan, perusahaan yang tadinya tidak mempunyai prestasi dalam pekerjaan, dalam benefit perusahaan tidak ada, akhirnya bangkit dan berkembang malah mempunyai ritel dan unit usaha yang begitu banyaknya. Itulah saya tertarik. Untuk itu saya ajak direksi BUMD kita. Tadinya saya mau ajak ke sana, tapi begini banyak yang berangkat, akan berapa banyaklah uang yang habis. Saya minta izin Pak Wiwiek (Kepala Perwakilam BI Sumut) ternyata ada waktu dan kawan kawan bisa kita kumpulkan," ujar Ijeck.

Ijeck pun berharap, agar pertemuan ini dapat memotivasi dan menginspirasi para direksi BUMD untuk serius membangun perusahaan masing-masing. "Semoga ini menjadi penambah semangat dan melihat peluang bisnis yang ada. Lebih kreatif, manfaatkan kesempatan yang ada. Karena saya mau setiap BUMD harus meningkatkan PAD," pesan Ijeck.

Hadir dalam pemaparan Direktur Operasional PT Food Station Tjipinang Jaya Frans Tambunan dan Direktur Usaha dan Pengembangan Perumda Pasar Jaya Anugrah Esa. Frans dan Esa menceritakan bagaimana awal mula mereka melakukan perubahan di dalam tubuh BUMD yang mereka pimpin.

Dikatakan Frans dan Esa, mereka murni bukan birokrat. Mereka berpengalaman lebih dari 15 tahun di usaha ritel. Mereka menjadi direksi melalui fit and proper test yang dilaksanakan Pemprov DKI jakarta. "Saya dan Pak Esa berasal privates sector (sektor swasta), ikuti fit and proper test," ujar Frans.

Ia menceritakan, pada awal mula menjabat sebagai direksi di tahun 2015, ia harus melakukan perbaikan internal dikarenakan banyaknya permasalahan yang dihadapi. Mulai dari kurangnya integritas karyawan, keuangan yang kacau balau, kantor berantakan, toilet bau, tidak disiplin, dan pemasukan yang kacau.

"Awalnya 6 bulan pertama perbaikan internal. Yang pertama dilakukan adalah memecat pegawai karena melanggar SOP perusahaan. Saya ingatkan, yang lalu biarkanlah, yang akan datang kita hadapi. Namun memang tabiat tidak bisa berubah, yang masih terbiasa dengan bisnis lama dipecat karena tidak sesuai SOP. Namun ada juga yang berubah," ujar Frans.

Diakui Frans dan Esa, banyak pertentangan terjadi. Namun, dikatakan mereka, inilah risiko perubahan. Para pegawai lama sudah terlalu lama berada di zona nyaman, sehingga ketika ada perubahan, hal ini mengganggu kenyamanan mereka.

Frans dan Esa tidak gentar, mereka terus melakukan perubahan. Seiring berjalannya waktu, yang tadinya perusahaan berjalan stagnan, kini perlahan menjadi perkasa. Hal ini terbukti, dengan keberadaan Food Station dan Pasar Jaya, Jakarta kini berhasil menangani inflasi di bidang pangan.

Pasar Jaya, yang dipimpin Anugrah Esa berkembang pesat, memiliki lebih dari 153 pasar di Jakarta. Selain itu, ia juga memiliki berbagai macam unit usaha mulai dari Jakmart, Mini DC, hingga JakGrosir.

Begitupun Food Station, yang dulunya berantakan, perlahan muncul sebagai perusahaan pangan yang top. Dikatakan Frans, kini perusahaannya menyediakan empat produk yaitu beras, susu, telur dan bawang putih.

BUMD memang wajib menghasilkan PAD bagi provinsi. Namun, menurut Frans, keberadaan Food Station dan Pasar Jaya juga memiliki fungsi penting, yakni sebagai penyedia layanan kebutuhan bagi masyarakat.

Usai melakukan pemaparan, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para direksi BUMD Sumut tampak antusias ingin berdiskusi. Seperti yang ditanyakan oleh Direktur Utama PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU) Gazali Arief. Dia menanyakan, agar perusahaan bisa efektif dan efisien, terkait adanya karyawan yang tidak kompeten, tidak disiplin atau suka melakukan kecurangan dan manipulasi, bagaimana sikap perusahaan mengatasinya.

Menurut Frans, pada masa awal ia memimpin, juga menghapi masalah yang sama. Dirinya dengan berat hati harus memberhentikan pegawai pegawai yang dianggap tidak kompeten. Namun ia tidak langsung memecat, melainkan memberikan kesempatan bagi pegawai untuk berubah. Namun, akhirnya, banyak pegawai yang tidak mengindahkan sehingga perusahaan harus mengambil sikap dengan memberhentikan karena tidak menjalankan tugas dan aturan sesuai dengan SOP perusahaan.

Gazali Arief mengakui, pertemuan yang diinisasi oleh Musa Rajekshah ini sangat penting, karena bisa memberi pengetahuan baru. "Memang memberikan inspirasi dan memotivasi untuk kita bisa lebih kreatif. Dan saya semakin bersemangat karena di PSU pun kita akan melakukan inovasi pengembangan komoditi bukan hanya dari kelapa sawit saja," ujar Gazali.

Turut hadir dalam pertemuan ini Sekdaprov Sumut Sabrina, Kepala Perwakilam Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Wiwiek Sisto Widayat, dan para Direksi dari PT Bank Sumut, PT PSU, PT Dhirga Surya, PT Pembangunan Prasarana Sumut, PD Aneka Industri dan Jasa, Dewan Pengawas PDAM, dan lainnya. (Humas)/PE/red


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas