Wali Kota Medan Tegaskan Ulama Jangan Dijadikan Objek Kepentingan Sesaat
Oleh : Radar Medan | 17 Jun 2026, 10:07:53 WIB | 👁 706 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menjamu makan siang bersama tim Haflah Khas MUI kota Medan, di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (16/6/2026).
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menjamu makan siang bersama tim Haflah Khas MUI kota Medan, di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (16/6/2026).
Dalam suasana makan siang yang penuh kehangatan itu, Rico Waas mengingatkan pentingnya pemimpin dekat dengan para ulama.
"Ulama jangan kita jadikan sebuah objek tertentu, digunakan hanya pada saat-saat tertentu, misalnya terpojok pada satu hal, hanya diharapkan karena butuh saran pada satu waktu tertentu,"kata Rico Waas.
Dengan segala kerendahan hatinya, Rico Waas mengakui bahwa seorang pimpinan, baik itu Wali Kota, Kepala Dinas maupun pejabat eselon lainnya, hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari salah dan khilaf. Kehadiran ulamalah yang berfungsi sebagai kompas moral agar jalannya pemerintahan tetap lurus.
"Pimpinan ini bisa lurus kalau misalnya didampingi oleh ulama. Manusia bisa jatuh kapan saja, kita bisa salah kapan saja, khilaf kapan saja," ujar Rico Waas.
Dalam acara jamuan makan siang yang bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H ini, Wali Kota Medan Rico Waas mengajak semuanya untuk merefleksikan diri, bagaimana posisi diri kita saat ini apakah masih terus memberikan manfaat bagi orang lain. Ia menambahkan bahwa pemerintah harus meruntuhkan dinding eksklusivitas dan membangun inklusivitas agar semakin dekat dan terbuka dengan seluruh lapisan masyarakat Kota Medan.
"Menjadi pimpinan ini apa sih sebenarnya? Bos kah? Orang yang menyuruh-nyuruh kah? Di tahun baru ini coba kita refleksikan diri. Pimpinan itu menurut saya adalah pelayan masyarakat. Bukan untuk dieluh-eluhkan," tegas Rico Waas.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan Hasan Matsum, menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Medan atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada MUI selama ini. Menurutnya, kebersamaan yang terjalin antara Pemko Medan dan MUI merupakan hal yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Bahkan, ia menegaskan rasa terima kasih tersebut tidak hanya datang dari dirinya, tetapi juga dari seluruh jajaran pengurus MUI Kota Medan.
“Ini bukan perasaan saya sendiri, Pak Wali. Oleh karena itu, sekali lagi terima kasih Pak Wali. Takzim kami kepada Pak Wali. Apalagi hari ini, setelah doa bersama, kami juga diajak makan bersama. Alhamdulillah,” ujar Hasan Matsum.
Dalam kesempatan itu, Hasan Matsum juga menegaskan bahwa MUI memiliki tiga peran utama, yakni Khidmatul Ummah (melayani umat), Himayatul Ummah (melindungi umat), dan Shodiqul Hukumah (menjadi mitra pemerintah).
“MUI tidak akan pernah berseberangan dengan pemerintah. Peran kami adalah memberikan masukan, tausiah, bimbingan, dan arahan agar kehidupan keberagamaan, sosial, dan pemerintahan dapat berjalan bersama dengan umat. Dalam hal ini, MUI hadir sebagai mediator,” pungkasnya.(HM)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .