Warga Sesalkan Jasa pengiriman J&T Cabang Berastagi Telantarkan Barang Konsumen Berminggu-minggu

Oleh : Radar Medan | 24 Des 2019, 20:41:02 WIB | 👁 2912 Lihat
Umum
Warga Sesalkan Jasa pengiriman J&T Cabang Berastagi Telantarkan Barang Konsumen Berminggu-minggu

RADARMEDAN.COM, KARO - Tokopedia adalah salah satu layanan untuk masyarakat belanja barang melalui searching Internet, disegala penjuru Indonesia, tentu hal ini memudahkan masyarakat dalam mencari jenis barang maupun selera permintaan yang melakukan  pemesanan melalui Tokopedia, Shopee dan yang lainnya.

Dalam prakteknya aplikasi online ini menawarkan sejumlah fasilitas dan barang yang disuguhkan dengan melihat melalui aplikasi yang sudah ada  di install di Android para pengguna. Setelah melakukan pemesanan di aplikasi online maka pemesanan akan ditawarkan dengan cara ada pilihan dalam tampilan aplikais online via bank BRI, BNI, BCA, Mandiri dan Bank lainnya. 

Kemudian selesai pembayaran pihak aplikasi  online menampilkan nomor resi, lalu mengirimkan barang pesanan melalui  jasa pemesanan J&T, JNE dan kurir kilat yang tertera di aplikasi. 

Nah, ironisnya apa yang dialami keluarga ibu Elsa(45), penduduk jalan Jamin Ginting desa Raya ini sangat kecewa, ketika suaminya sering memesan barang di aplikasi Tokopedia dan Shopee selalu kandas di jasa pengiriman J&T reguler cabang Berastagi dekat tugu Kol, Sabtu (21/12) pukul 09.30 wib. 

"Pasalnya barang pesanan yang sudah sampai di kantor J&T Berastagi, tidak sepenuhnya menyalurkan pendistribusian kepada pemesan sesuai alamat dan nomor person  yang tertera di barang pemesanan, namun menyimpannya di gudangnya," ujar Elsa saat mendatangi kantor J&T Berastagi 

Mirisnya, pegawai J&T Berastagi dengan enaknya menjawab sambil ketawa jika keberatan itu nomor telepon pihak kantor kami, akunya sambil menunjuk kearah dinding tertempel foto susunan struktural pegawai J&T, melihat tersebut dirinya mengambil foto untuk dokumentasi. 

"Pemesanan dan pengiriman melalui aplikasi online lewat  J&T Berastagi ini sungguh kelewatan seperti  pemesanan nomor 
191222133766083 sudah tanggal 14 Desember 2019 tiba di J&T berastagi dengan Terpantau dari pelacakan di aplikais online shopee, tapi hingga sekarang tidak diantar tapi dibiarkan/ditelantarkan berminggu minggu  di kantor J&T Berastagi, ini adalah sudah melanggar jasa pelayanan telekomunikasi  dan merugikan konsumen," tandasnya 

Lanjutnya, barang pesanan ada Dua, satu aplikasi online Tokopedia dan Shopee, saat mendatangi kantor J&T Berastagi, ketika saya cek barang dari toko pedia juga sudah ada nomor resi JT3595945652 sudah kita ambil, sedangkan dari shopee kita tidak ambil, melainkan kita komplin ke shoppe untuk pengembalian, ini sengaja kita tidak ambil barangnya, biar perusahan J&T Berastagi tahu kinerja pegawainya, ugal ugalan dan tidak bertanggung jawab.

Elsa berharap dengan pelayanan J&T di Berastagi seperti ini dihimbau kepada masyarakat hati hati menggunakan jasa pengiriman J&T wilayah Berastagi. 

"Semoga  tidak ada masyarakat yang mengalami hal yang sama diwilayah Kec. Berastagi," katanya.

Ketika ditanya wartawan apakah sudah melapor, ia menjawab belum melaporkan kepada pihak yang berwajib atas tindakan dan kinerja J&T Berastagi, karena ini jelas  merugikan konsumen, dan sudah melanggar pidana, namun demikian kita lihat dulu apa langkah pimpinan J&T yang berkedudukan di Medan, mudah mudahan melalui media ini pimpinan mereka tahu," harapnya (RT/RM)/PE/red


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas