Nawal Lubis Kumpulkan Komunitas dan Penggiat Literasi
Oleh : Radar Medan | 19 Jan 2023, 15:51:00 WIB | 👁 1380 Lihat Pendidikan
RADARMEDAN.COM - Ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis mengumpulkan komunitas dan penggiat literasi di Sumut, untuk berkaloborasi mewujudkan visi bersama meningkatkan minat baca masyarakat, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Rabu (18/1).
Dialog dan diskusi pada pertemuan itu antara lain membahas bagaimana ragam komunitas, profesi dan organisasi yang bergerak dan menjalankan program literasi, bagaimana pemanfaatan ruang publik dan fasilitas umum mendukung warga untuk mengakses informasi, kondisi perpustakaan serta regulasi dari pemerintah.
Pertemuan yang dikemas dalam dialog interaktif tersebut di hadiri sedikitnya 32 Komunitas dan Pegiat Literasi Sumut, di antaranya Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM), Teras Literasi Mutiara Langit Biru, Medan Membaca, Kampung Dongeng Medan, Rumah Baca Mendai, TBM Mendai, TBM Pena, TBM Lingkaran, TBM Samera Indonesia, Forum Lingkar Pena, Ruang Literasi, Turun Tangan Medan, Ibu Penggerak, dan Rumah Kisah.
Dalam pertemuan tersebut, Nawal mengucapkan apresiasi atas usaha dan dukungan para penggiat literasi di Sumut untuk mewujudkan Sumut berliterasi. Karena budaya literasi sangat berperan dalam menciptakan masyarakat yang cerdas, yang nantinya akan membentuk bangsa berkualitas.
“Era globalisasi ini literasi bukan saja membaca dan menulis, namun mencakup literasi informasi dengan sumber sumber pengetahuan dalam bentuk cetak, dan visual,” kata Nawal Lubis.
Kepala Balai Bahasa Sumut Hidayat Widiyanto yang diwakili Pengkaji Bahasa dan Sastra Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara (BBPSU), Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek Wartono mengatakan, kehadiran BBPSU melakukan pembinaan, penyedian bahan literasi bagi penggiat dan komunitas literasi.
Saat ini, katanya, terdapat 43 komunitas yang terdaftar di Balai Bahasa Sumut yang tergabung dalam Platform Kedan Literasi, yang berisikan data dan peta Komunitas Literasi di Sumut, serta ruang untuk berbagi kegiatan dan informasi terkait literasi di Sumut.
Dikatakannya dalam mendukung literasi di Sumut sudah mengirim 1617 exampler buku literasi di 5 Kabupaten daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di Sumut yakni Kabupaten Nias, Kabupten Nias Selatan, Kabupaten Nias Barat, Kabupten Nias Utara dan Kabupaten Serdangbedagai.
Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumut Dwi Endah Purwati berharap pertemuan ini bisa menjadi sarana komunikasi dan kaloborasi anatara pemerintah dan penggiat literasi di Sumut. “ Saya harapkan pertemuan ini bisa berlanjut, apa-apa yang menjadi permasalahan bagi para penggiat literasi bisa kita cari solusinya sehingga menjadi langkah bersama untuk memajukan literasi di Sumut,” harapnya.(ril)/Heryanson Munthe/PE
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .