Oleh : Radar Medan | 13 Jun 2024, 06:49:27 WIB | 👁 625 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Raphael Sandhy Cahya Priambodo bersama Kajari Deliserdang Mochamad Jeffry, SH dan sejumlah pejabat AVSEC Bandara Kuala Namu dan BNN musnahkan 9200 gram narkoba tangkapan periode April hingga Juni 2024 di Mapolresta Deliserdangm Rabu 12 Juni 2024.
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG - Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Raphael Sandhy Cahya Priambodo bersama Kajari Deliserdang Mochamad Jeffry, SH dan sejumlah pejabat AVSEC Bandara Kuala Namu dan BNN musnahkan 9200 gram narkoba tangkapan periode April hingga Juni 2024 di Mapolresta Deliserdangm Rabu 12 Juni 2024.
Dalam sambutannya Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Raphael Sandhy Cahya Priambodo menyampaikan kegiatan pemusnahan tersebut adalah wujud transparansi dalam pemberantasan narkoba.
"Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa kita dapat berkumpul bersama di tempat ini untuk melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika dan psikotropika dimana kegiatan-kegiatan ini adalah wujud nyata yang kita lakukan dan merupakan transparansi dalam proses penyidikan dimana barang bukti narkoba sesuai dengan undang-undang," ucap Kapolres.
Kapolres juga memaparkan berbagai upaya yang dilakukan dalam meminimalisir peredaran narkoba hingga membeberkan modus yang dilakukan para tersangka dalam bertransaksi narkoba.
"Tiga kasus yang kita dapati melalui kerjasama dengan Avsec Kualanamu, modus yang dilakukan oleh para tersangka itu berbagai macam, selain membawa dalam paket koper ada juga yang membawa melalui badannya, dengan memasukkan dalam duburnya" papar Kapolres.
Sementara Kasat Narkoba, Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang, Kompol. Sebastian Saragih, S.Sos., SIK memaparkan pengungkapan kasus periode tersebut sebanyak 28 Laporan Polisi dengan jumlah tersangka 42 orang dan dari 28 Laporan Polisi tersebut dapat terbagi 7 kasus menonjol dengan jumlah tersangka 13 tersangka.
"Kami ingin mengapresiasi kerjasama dengan berbagai pihak, saat ini kami sangat komitmen bekerja sama dengan Avsec bekerja sama dengan instansi stakeholder terkait juga untuk meminimalisir peredaran narkoba. Kemudian kami juga sedang fokus pada jaringan lain yang ada di wilayah hukum Deliserdang," ucap Kompol Sebastian.
Lanjut Sebastian, barang bukti yang dimusnahkan hari ini berupa Sabu sebanyak 9.291,05 gram Ganja 92,29 gram, Ekstasi 0,18 gram.
"Dari total barang bukti yang kita dapat menyelamatkan masyarakat sejumlah 9.287 orang," ucap Sebastian.
Usai diuji oleh tim Labfor Polda Sumut, barang bukti kemudian dimusnahkand dengan dimasukkan kedalam rebusan air panas, diaduk dan dicampur dengan pembersih lantai.
Turut hadir Wakapolresta Deliserdang AKBP Juliani Prihartini, SIK, MH, Ipda JM Gabe Napitupulu, dan sejumlah PJU Polresta Deliserdang bersama sejumlah perwakilan instansi pemerintah, BNN dan unsur masyarakat. (HM/pe)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .