Akademisi Nilai Tekad Walikota Medan Benahi Kota Lama Kesawan Jadi Kunjungan Wisata Sudah Tepat

Oleh : Radar Medan | 08 Jun 2021, 09:51:18 WIB | 👁 17495 Lihat
Wisata
Akademisi Nilai Tekad Walikota Medan Benahi Kota Lama Kesawan Jadi Kunjungan Wisata Sudah Tepat

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution,SE.,MM bertekad ingin membenahi kawasan kota lama Kesawan. Tekad tersebut bahkan dijadikan salah satu dari lima program prioritas Walikota Medan. Langkah inipun dinilai oleh akademisi sebagai langkah yang sangat tepat untuk mengangkat kembali nilai-nilai sejarah yang ada di Kota Medan dan mampu menjadikan kota Medan sebagai primadona kunjungan wisata baik dari dalam maupun luar negeri.

Salah satu akademisi yang sangat mendukung kebijakan Wali Kota Medan tersebut ialah Dr. Fikarwin Zuska. M.Ant salah seorang Dosen Antropologi dari Universitas Sumatera Utara (USU).

Saat ditemui di kediamanya, Sabtu (5/6), pria yang akrab di sapa Fikarwin ini pun menceritakan bahwa langkah Wali Kota Medan untuk membenahi kota lama Kesawan sudah menjadi impian sejak lama dari para pemerhati sejarah di kota Medan.

Pada umumnya mereka ingin agar peninggalan sejarah yang ada di kota Medan ini dilindungi, dirawat dan dijadikan sebagai objek wisata baru di kota Medan. Dengan langkah ini, pastinya orang-orang akan sangat tertarik untuk melihat dan mengenang kejayaan bangunan-bangunan zamah kolonial.

"Saya sangat sependapat dengan langkah Pak Walikota Medan yang bertekad membenahi kota lama Kesawan, saya yakin sekali apabila dikelolah dengan baik potensinya sangat besar untuk menyedot wisatawan datang ke kota Medan, bahkan bisa jadi kota Medan akan menjadi primadona kunjungan wisatawan baik yang datang dari dalam maupun luar negeri,"kata Fikarwin.

Fikarwin berpendapat apabila kota lama Kesawan ini dijadikan objek wisata maka dia yakin pastinya akan terjadi perputaran ekonomi yang sangat cepat di kawasan tersebut, karena wisatawan akan banyak datang untuk menikmati bangunan bersejarah dan tentunya sambil berbelanja. Peluang ini juga yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya.

Apalagi menurut Fikarwin kota Medan sudah diuntungkan dengan keberagaman adat budaya yang ada, artinya kekayaan adat budaya ini harus mampu dijual di kawasan Kesawan tersebut misalnya saja kuliner khas dari masing-masing budaya.

"Kalau kita mau tampilkan seluruh makanan khas dari masing-masing budaya yang ada di kota Medan tentu kawasan Kesawan itu tidak akan cukup menampung seluruh pedagangnya, butuh tempat yang lebih luas, artinya Pemko Medan harus mampu menatanya dengan baik memadukan antara bangunan bersejarah dengan kuliner. Jadi para wisatawan itu bisa mendapatkan dua kenikmatan dalam satu tempat yaitu mengenang bangunan peninggalan kolonial dan menikmati kuliner khas dari berbagai daerah, dan kalau bisa disediakan juga tourguide yang mampu menceritakan sejarah dari bangunan yang ada disitu, menceritakan tentang tembakau Deli yang menggiurkan hampir seluruh masyarakat dunia sampai orang-orang dari manca negara mau datang ke Kota Medan hanya untuk mendapatkan tembakau Deli itu, saya bisa bayangkan itu akan sangat indah, "jelasnya.

Pria kelahiran 20 Desember 1962 ini juga sebelumnya sangat setuju dengan dibukanya Kesawan City Walk (KCW) di kawasan kota lama Kesawan tersebut, sebab menurutnya sangat membantu para pelaku UMKM untuk dapat terus bertahan ditengah pandemi covid-19 yang menghantam seluruh sektor kehidupan. Hanya saja Fikarwin menyarankan agar KCW lebih ditata dengan baik.

"Kalau bisa penataanya lebih baik lagi, diperhatikan keamananya, diatur jarak agar tidak terjadi kerumunan, kebersihanya juga tetap dijaga, usahakan juga barang ataupun kuliner yang dijual jangan mahal. kalau sudah nyaman, aman, bersih dan murah, saya yakin orang akan ramai datang untuk berbelanja, "ujarnya.

Terakhir Firkawin berharap agar kota lama Kesawan ini dapat dikelolah dengan baik oleh Pemko Medan. Dirinya ingin agar Pemko Medan sendiri yang mengelolahnya jangan sampai dikuasai oleh pengusaha besar yang ingin mengambil keuntungan dari keberadaan kawasan Kesawan tersebut.

"Saya berharap Pemko Medan langsung yang mengelolahnya. Jangan diserahkan ke pengusaha besar, jadi kawasan ini betul-betul dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk juga pedagang kecil dapat masuk kedalam nya," kata dia. (rls/PR). 


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas