Serapan Anggaran Terendah, Inspektorat Soroti Kinerja Kadis Perkimcikataru Medan
Oleh : Radar Medan | 07 Agu 2026, 22:51:04 WIB | 👁 34 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Inspektorat Kota Medan, Erfin Fahrurazi, Kamis (6/8/2026).
RADARMEDAN.COM – Kinerja Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan, Jhon Ester Lase, kembali menjadi sorotan. Pasalnya, serapan anggaran dinas strategis tersebut disebut masih jauh tertinggal, bahkan berada di bawah capaian sejumlah kelurahan dan kecamatan di Kota Medan.
Sorotan itu disampaikan Inspektorat Kota Medan, Erfin Fahrurazi, saat menanggapi berbagai keluhan masyarakat terhadap kinerja Dinas Perkimcikataru, Kamis (6/8/2026).
Erfin menilai, Perkimcikataru merupakan salah satu dari enam dinas strategis Pemko Medan yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan, pelayanan publik, serta merealisasikan program prioritas Wali Kota Medan.
Namun, kondisi serapan anggaran dinas tersebut justru dinilai memprihatinkan.
“Kita lihat progres kerja Dinas Perkimcikataru Medan paling rendah serapan anggarannya, bahkan di bawah kelurahan dan kecamatan. Padahal, Wali Kota Medan berharap besar dinas ini menjadi salah satu penggerak pembangunan sekaligus peluang bagi peningkatan PAD Kota Medan,” tegas Erfin.
Ia menegaskan, Inspektorat Kota Medan akan melakukan evaluasi terhadap kinerja Jhon Ester Lase. Evaluasi tersebut dinilai penting untuk memastikan program dan anggaran yang telah ditetapkan benar-benar berjalan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Erfin juga tidak menampik banyaknya keluhan warga terkait persoalan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Permasalahan dalam proses perizinan tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat maupun pemilik bangunan.
Menurutnya, kondisi tersebut harus segera dibenahi agar pelayanan publik di lingkungan Perkimcikataru tidak menjadi hambatan bagi masyarakat dan dunia usaha.
Erfin menilai, kinerja Dinas Perkimcikataru di bawah kepemimpinan Jhon Ester Lase belum sepenuhnya mampu mengikuti arah kebijakan dan target kerja Pemko Medan pada 2026, khususnya dalam percepatan pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
“Di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap, arah kebijakan pembangunan telah dirumuskan melalui Rapat Kerja Pembangunan (RKP) Kota Medan Tahun 2026 dengan tema ‘Pulih Bersama, Bangkit Lebih Kuat, Bergerak Serentak Membangun Kota Medan’,” ujarnya.
Namun, Erfin menilai implementasi program tersebut belum terlihat maksimal di Dinas Perkimcikataru.
Karena itu, evaluasi terhadap kinerja pimpinan dinas dinilai menjadi langkah penting agar target pembangunan, pelayanan perizinan, serta penggunaan anggaran dapat berjalan lebih efektif dan tidak berujung pada kekecewaan masyarakat.(MR/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .