Akhirnya Akhyar Akui Pentingnya Dukungan Pemerintah Pusat

Oleh : Radar Medan | 04 Des 2020, 11:40:42 WIB | 👁 1855 Lihat
Politik
Akhirnya Akhyar Akui Pentingnya Dukungan Pemerintah Pusat

Keterangan Gambar : Wahyu Pratomo, Ekonom asal Universitas Sumatera Utara (USU).


RADARMEDAN.COM - Jelang debat kandidat Pilkada Medan putaran ketiga, Akhyar Nasution akhirnya mengakui pentingnya dukungan pemerintah provinsi maupun pusat terhadap proses pembangunan Kota Medan.

"Membangun Medan adalah membangun Indonesia. Untuk itu kerja sama pemerintah pusat, provinsi dan Kota Medan sangat dibutuhkan sekali," ujar Calon Wali Kota Medan No Urut 1 tersebut, saat berkampanye di Jalan Karya Sei Agul, Medan Barat, Rabu (2/12/2020) lalu. 

Sebelumnya, kubu Akhyar yang berpasangan dengan Salman Alfarisi kerap mendiskreditkan Calon Wali Kota No Urut 2, Muhammad Bobby Afif Nasution terkait hubungan dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Padahal di lain pihak, sejumlah akademisi telah memaparkan akses komunikasi yang dimiliki Bobby dengan pemerintah pusat merupakan pengharapan besar bagi masyarakat. Akses tersebut akan berimplikasi positif terhadap Kota Medan mendatang, setelah cukup lama mengalami stagnasi pembangunan.

Berdasarkan konfirmasi resmi dari Komisioner KPU Medan, M. Rinaldi Khair, debat Pilkada Medan 2020 putaran akhir akan berlangsung di Grand Aston City Hall, Medan, serta disiarkan langsung melalui Metro TV mulai pukul 15.00 WIB. Pada debat sebelumnya, Sabtu (21/11/2020), Akhyar sempat menyanggah kritik Bobby soal total APBD Kota Medan selama 5 tahun terakhir yang hampir mencapai Rp30 triliun. Namun, dia melatari sanggahan itu dengan penyerapan anggaran yang disebutnya sebagai realisasi APBD rata-rata Rp4 triliunan setahun.

Sanggahan Akhyar justru dipandang membuka borok sendiri. Begitu pandangan Wahyu Pratomo, Ekonom asal Universitas Sumatera Utara (USU). 

Realisasi APBD itu, ulas Wahyu, merupakan penyerapan atau penggunaan real. Ini menjadi tolok ukur kualitas manajemen sebuah pemerintahan.

Memang, dalam catatan Wahyu, realisasi APBD Kota Medan dalam lima tahun terakhir Pemko Medan selalu di bawah 90 persen. Ini kegagalan. Karena artinya Pemko Medan harus mengembalikan dana ke kas negara, yang diistilahkan sisa lebih penggunaan anggaran (SILPA).

"Ini bukan efisiensi, melainkan kegagalan. Umumnya karena kegiatan di OPD (organisasi perangkat daerah) yang tidak berjalan. Dengan demikian kan sayang jika tidak digunakan. Padahal, itu sudah disimpan di perbankan, " paparnya.

Dari fakta di lapangan, lanjut Wahyu, harusnya dana transfer seperti dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat, juga penggunaannya selalu tidak tepat. "Harusnya digunakan untuk belanja produktif. Ternyata tidak bisa digunakan, karena mereka membuat perencanaan program/kegiatan yang tidak baik, " lanjut Wahyu. 

Kebiasaan buruk Pemko Medan menghabiskan anggaran di penghujung tahun pun dikritisi akademisi ini. Efeknya masyarakat terimbas karena pembenahan infrastruktur harus menunggu akhir tahun. Sedangkan kerusakan fasilitas seperti jalan sudah terjadi sebelum akhir tahun. 

"Kebiasaan yang sering muncul adalah belanjanya di akhir tahun. Untuk tahun berjalan menjadi tidak efektif, " lanjut Wahyu. 

Di masa pandemi, ungkapnya pula, pemanfaatan anggaran yang kurang profesional tentu saja sangat berdampak pada perekonomian masyarakat. "Efek melambatnya dampak belanja pemerintah terhadap perekonomian selama Covid-19 juga pernah disesalkan presiden karena banyak kementerian yang belum membelanjakan anggarannya, " kata Wahyu. 

Padahal, pada saat krisis seperti ini harusnya belanja pemerintah jauh lebih besar untuk menstimulus perekonomian. (red/PR) 


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas