Akhirnya, Polrestabes Medan Ungkap Aktor Pelaku Mutilasi Gadis di Komplek Cemara
Oleh : Radar Medan | 08 Mei 2020, 16:57:52 WIB | 👁 2334 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Polrestabes Medan saat konferensi pers pengungkapan pelaku pembunuhan komplek Cemara
RADARMEDAN.COM - Polrestabes Medan tangkap 3 (tiga) pelaku dalam kasus pembunuhan sadis terhadap korban EL (21) di Jl. Duku No. 40 Komplek Cemara Asri Kec. Percut Sei Tuan.
Adapun ketiga tersangka yakni J (22), M (22) dan TS (56) yakni ibu dari tersangka J. Dalam paparannya Kapolrestabes Medan memaparkan kronologi kejadian dimana korban Elvina dikontak oleh pelaku J untuk datang ke rumahnya di Jl. Duku No. 40 Komplek Cemara Asri, Percut Sei Tuan. Kemudian sesampainya di rumah, tsk J hendak memperkosa korban namun korban menolak hingga akhirnya dianiaya sampai pingsan lalu disetubuhi di dalam kamar mandi.
Kapolrestabes Medan menjelaskan tsk J ingin menutupi kejahatan yang baru saja dilakukannya dan timbul niat untuk menghabisi nyawa korban dan membuangnya. Namun, tidak tertutup kemungkinan pembunuhan ini sudah direncanakan. tsk J kemudian menikam bagian dada kiri korban dan merobek perut korban dengan pisau.
Tidak berhenti sampai di situ, tubuh korban kemudian dibakar tsk J dengan bensin yang dibeli oleh tsk M. Belum sempat habis terbakar, jasad itu kemudian dimutilasi oleh tsk J lalu dimasukkan ke dalam kardus. Dan hendak dibuang ke daerah Lubuk Pakam namun tidak jadi.
Kapolrestabes Medan menambahkan peran dari ibu tersangka TS adalah membantu memasukkan potongan jasad korban ke dalam kardus dan berupaya menghilangkan jejak. Kasus ini terungkap dari hasil penyidik melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan orang-orang sekitar.
Berdasarkan keterangan awal, bahwa tsk M yang membunuh korban dan mencoba bunuh diri dengan obat nyamuk. Namun, keberadaan obat nyamuk ini yang justru menguak tabir skenario busuk pembunuhan ini. "Ada botol HIT dan Stella berjumlah empat botol. Tidak mungkin cairan sebanyak itu," kata Kapolrestabes Medan.
Sementara tsk M dalam posisi pingsan saat polisi mendatangi TKP sehingga tidak bisa ditanyai. Barulah besoknya digali lagi sehingga terbongkar bahwa semua ini direncanakan oleh tsk J dan ibunya tsk TS.(humas /PR)
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .