Akibat Debu dan Berlumpur, Pengguna Jalan Lintas Marina Resah
Oleh : Radar Medan | 23 Nov 2020, 13:55:48 WIB | 👁 1402 Lihat Nasional
Keterangan Gambar : Kondisi jalan menuju kawasan Marina City
RADARMEDAN.COM, BATAM - Pembangunan jalan lintas Base Camp menuju kawasan Marina City mendapat sambutan hangat dari masyarakat terutama para pengguna jalan. Namun dibalik itu, melihat kondisi jalan yang sering digenangi air berlumpur tanah itu, justru mendapat sorotan dari pengguna jalan. Pasalnya, jalan mulus tersebut pada saat musim hujan berubah menjadi jalannya berlumpur. Begitu juga sebaliknya, sewaktu musim kemarau, kondisi sepanjang jalan ditebari debu tanah. Hal itu terjadi karena adanya aktivitas penggalian tanah timbun, untuk penimbunan lahan di kawasan Marina City tersebut.
Seperti penuturan Ernawati (40), salah seorang setempat mengatakan, akibat adanya aktifitas pengangkutan tanah timbun tersebut, menimbulkan kondisi jalan sangat licin pada musim hujan. Sehingga pengguna jalan terutama pengendara roda dua sering korban jatuh tergelincing akibat kondisi jalannya sangat licin.
“Kalau dibiarkan seperti ini, tentu akan menambah korban jiiwa berjatuhan. Saya heran juga, kenapa pihak instansi terkait, selama ini terkesan tutup mata? Apakah karena mungkin oknum-oknum tersebit sudah kecipratan rezeki siluman dari pihak pengusaha itu? Kami selaku warga sudah sering mempertanyakan masalah ini kepada Ketua RT dan RW, bahkan sampai ke pihak kelurahan, namun tak ada respon untuk menindak lanjuti masalah ini,” kata Ernawati dengan kesal.
Hal senada juga dikatakan berberapa warga yang sering melintasi jalan itu, kondisi jalan pada saat musim hujan cukup licin karena banyaknya tanah yang berserakan pada sepanjang jalan tersebut. Tanah yang berserak itu, berasal dari tumpahan dari bag mobil dum truck pengangkut tanah yang melebihi tonase. Selain itu, banyak juga tanah dari celah roda dum truck itu berserak-serak, sehingga menimbulkan jalannya kotor.
“ Kalau kita perhatikan selama ini, muatan dum truck sering melebihi tonase, hingga sampai berjatuhan di tengah jalan. Seharusnya, sewaktu mengangkut tanah mereka harus menutupnya dengan terpal supaya tanahnya tidak berjatuhan. Jadi inilah penyebabnya, makanya jalan tersebut berlumpur pada musim penghujan, begitu pula pada musim kemarau tampak para penhendara roda dua jadi sasaran mandi debu tanah. Masalah ini perlu harus ditertibkan oleh pihak aparat seperti Dinas Perhubungan selaku instansi yang berkompoten menindak lanjuti masalah ini. Kini kok mereka diam aja. Ada apa dibalik ini? Kita harapkan supaya ditertibkan, demi keselamatan pengguna jalan,” ucap seorang warga itu.
Sementata itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) Kota Batam Herman Rozie, ketika hendak dikonfirmasi terkait adanya aktifitas penimbunan tersebut tidak berada di tempat. Namun salah seorang pegawai yang tak bersedia ditulis namanya menyebut, pihaknya dalam waktu dekat ini akan turun ke lokasi untuk mengetahui legalitas kegiatan pemotongan bukit dan penimbunan itu.
“Kami sudah menerima laporan dari sejumlah masyarakat terkait adanya kegiatan penimbunan di kawasan Marina City. Dalam waktu dekat ini kami akan turun ke lokasi. Kalau menyangkut masalah jalan yang kotor, itu merupakan wewenang pihak dinas perhubungan,” kata pegawai itu sembari minta namanya jangan ditulis. (manser/PR )
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .