APH Diminta Usut Penggunaan Dana BOK Puskesmas Janji Angkola, Tapanuli Utara

Oleh : Radar Medan | 06 Mar 2025, 12:14:23 WIB | 👁 1162 Lihat
Daerah
APH Diminta Usut Penggunaan Dana BOK Puskesmas Janji Angkola, Tapanuli Utara

Keterangan Gambar : Ilustrasi


RADARMEDAN.COM, TAPANULI UTARA - Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) digunakan untuk mendukung kegiatan operasional bidang kesehatan di puskesmas dan jaringannya. BOK merupakan dana alokasi khusus nonfisik yang bersumber dari APBN Kementerian Kesehatan.

Pengelolaan dana BOK puskesmas dilaksanakan melalui sistem pemerintahan berbasis elektronik. Kepala puskesmas bertanggung jawab secara formal dan material atas pendapatan dan belanja dana BOK puskesmas.

Tujuan penggunaan BOK yang bersumber dari APBN mencakup meningkatkan pelayanan puskesmas, menipiskan kesenjangan kesehatan antara puskesmas dan rumah sakit, serta mendukung kegiatan puskesmas dan jaringannya, termasuk poskesdes dan posyandu. Selain itu, BOK juga bertujuan mendukung percepatan pencapaian target program kesehatan prioritas.

Untuk menyikapi program tersebut, sejumlah puskesmas di Tapanuli Utara dinilai perlu diawasi dalam penggunaan dana BOK.

Seperti halnya Kepala UPTD Puskesmas Janji Angkola, dr. Tri Simatupang, yang beberapa kali dicoba ditemui wartawan di kantornya, tetapi tidak pernah berhasil. Bahkan, saat dihubungi melalui telepon selulernya, ia tidak memberikan respon.

Diketahui, Kepala Puskesmas Janji Angkola telah menjabat kurang lebih lima tahun. Namun, ia memilih bungkam saat dikonfirmasi melalui chat WhatsApp.

Perlu diketahui, penggunaan dana BOK dari tahun 2022 hingga 2024 perlu mendapatkan perhatian dari aparat penegak hukum (APH). Sebagai contoh, pada tahun anggaran 2024, dana BOK di Puskesmas Janji Angkola mencapai Rp929.873.000 dengan rincian untuk PMT Lokal, penurunan AKI dan AKB, upaya deteksi dini, insentif UKM, serta manajemen Puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan, Alexander Gultom, saat dikonfirmasi terkait Kepala Puskesmas Janji Angkola melalui chat WhatsApp, berjanji akan menyampaikan informasi yang disampaikan media.

"Terima kasih atas informasinya. Nanti saya sampaikan kepada yang bersangkutan," terangnya lewat pesan singkat.

Okto GM Sihombing, S.H., kepada Radarmedan.com berharap agar bupati yang baru segera melakukan evaluasi terhadap penggunaan anggaran, khususnya di sektor kesehatan.

"Anggaran itu bukan hak pribadi yang bisa dikelola semaunya. Hak tenaga medis harus diberikan sesuai peruntukannya, baik itu pembayaran jasa pelayanan medis maupun insentif lainnya. Inspektorat jangan sampai bermain mata dalam pemeriksaan anggaran. Pengawasan harus lebih efektif dan transparan. Jika jelas-jelas penggunaan anggaran tidak sesuai peruntukannya, kami akan mengawal APH untuk memeriksa penggunaan BOK maupun JKN di wilayah Tapanuli Utara. Jangan sampai terjadi pembiaran ke depannya. Harus ada efek jera," tuturnya, Kamis, 6 Maret 2025.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Puskesmas Janji Angkola belum bersedia memberikan keterangan.

(Dahlia'S)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas