Bangunan LPM dan Sarana Pendukung Dinas Ketahanan Pangan Taput Sebesar 1M Dipertanyakan

Oleh : Radar Medan | 09 Agu 2024, 12:19:02 WIB | 👁 1095 Lihat
Daerah
Bangunan LPM dan Sarana Pendukung Dinas Ketahanan Pangan Taput Sebesar 1M Dipertanyakan

Keterangan Gambar : Kondisi bangunan Lumbung Pangan Masyarakat ( LPM ) tahun anggaran 2022 sebesar 1M di Dinas ketahanan pangan Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis 8/8 (Foto : Dahlia SImorangkir)


RADARMEDAN.COM, TAPANULI UTARA - Pembangunan Lumbung Pangan Masyarakat ( LPM ) dan sarana pendukung tahun anggaran 2022 sebesar 1M di Dinas ketahanan pangan Kabupaten Tapanuli Utara dinilai perlu diperiksa oleh APH, pasalnya Proyek tersebut diduga asal jadi.

Pantauan awak media dilapangan, Kamis 8/8 2024, proyek tersebut kini ditumbuhi ilalang dan diduga tidak berfungsi.

Dalam hal pembangunan LPM yang menelan biaya miliaran rupiah tersebut dinilai perlu dikaji kembali.

Seperti halnya dalam poin pembangunan lumbung pangan kapasitas 60-100 Ton yang di lakukan dengan metode pembangunan swakelola dengan bangunan permanen dengan tinggi minimal 5m.
Pembangunan lantai jemur dengan luas minimum 100m2 yang dibuat dari beton dengan permukaan cermin dan licin yan dilakukan dengan swakelola.Pembangunan RMU dan Bed Dryer sebanyak 1 paket dengan pengerjaan swakelola, Kemudian Rice Milling Unit (RMU) Kapasitas 0,5 ton/jam 1 unit ( E-katalog )  lengkap dengan komponen polisher, serta pengadaan Bed Dryer Kapasitas Minimum 3,5 ton/proses bahan bakar Biomassa (automatic mixing ) 1 unit  sebagai bak pengering lengkap dengan unit dan bahan bakar Biomassa, yang Berlokasi di Kecamatan Tarutung Kab Tapanuli Utara. Pembangunan Tersebut ditujukan bagi Gapoktan penerima manfaat.

Sementara Panitia Pelaksana Kegiatan (PPK) R Panjaitan didampingi oleh PPTK B Lumbantoruan saat dikonfirmasi oleh wartawan Radarmedan diruang kerjanya belum lama ini membenarkan adanya proyek tersebut dan sudah diperiksa oleh APIP dimana saat ini juga dalam tahap pemeriksaan oleh Mapolres Taput unit Tipikor.

"Soal merek tidak dikunci karna itu E-katalog kita sesuaikan saja dengan harganya, itupun sudah diperiksa oleh inspektorat selaku APIP dan ada pengembalian sebesar 1,9jt. Inipun sudah diperiksa oleh tim tipikor dan sampai saat ini masih dalam proses,"ucap B Lumbantoruan selaku PPTK.

Ditanya apakah tidak ada monitoring saat pengerjaan dan sesudah beroperasi proyek tersebut, PPK R Panjaitan memberi penjelasan.

"Kalau monitoring kami pernah saat pembangunan selepas itu kami monitoring lewat telpon saja," terang R Panjaitan.

Salah seorang warga masyarakat setempat B Tobing (50) ketika dikonfirmasi perihal dampak bangunan tersebut membenarkan dirinya pernah membawa hasil sawahnya tapi kecewa.

"Saya sekali membawa hasil pertanian saya kesana tapi hasilnya mengecewakan, tidak tau apakah masih berfungsi sampai sekarang kalian lihat saja sendiri," tuturnya

Sementara Ketua Gapoktan B Lumbantobing saat dikonfirmasi hingga berita ini diterbitkan tidak memberikan respon.

Kepala Inspektorat Taput melalui inspektorat pembantu wilayah 4 B Siregar saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya membenarkan sudah melakukan pemeriksaan.

"Benar dek sudah diperiksa, pastinya ada pengembalian tapi kurang pasti saya ingat berapa besarannya," tuturnya.

Dahlia Simorangkir/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas