Bareskrim Polri Selidiki Gelondongan Kayu yang Hanyut di Sungai Anggoli-Garoga Sumut
Oleh : Radar Medan | 10 Des 2025, 21:25:46 WIB | 👁 532 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Dirtipiter Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Moh. Irhamni, S.I.K., M.H., melakukan investigasi mendalam terkait temuan gelondongan kayu berukuran besar yang diduga menjadi salah satu faktor utama penyebab banjir bandang di wilayah aliran Sungai Anggoli dan Sungai Garuga, Tapanuli Tengah. Rabu, 10/12/2025.
RADARMEDAN.COM, TAPTENG – Bareskrim Polri terus melakukan investigasi mendalam terkait temuan gelondongan kayu berukuran besar yang diduga menjadi salah satu faktor utama penyebab banjir bandang di wilayah aliran Sungai Anggoli dan Sungai Garuga, Tapanuli Tengah.
Saat memimpin proses pemeriksaan di lokasi, Dirtipiter Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Moh. Irhamni, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kayu-kayu yang tersangkut di dua jembatan utama telah menutup aliran sungai sehingga menimbulkan luapan air besar yang menghantam pemukiman warga.
“Kami berdiri di daerah DAS Anggoli, tepatnya di Desa Anggoli. Di dua jembatan ini, aliran air tertutup oleh kayu-kayu besar sehingga arus melimpah ke pemukiman warga,” ujar Brigjen Irhamni, Rabu, 10/12/2025.
Akibat kejadian tersebut, diperkirakan lebih dari seribu rumah hanyut terbawa arus. Sebanyak 44 korban telah ditemukan, sementara 22 orang masih dalam proses pencarian.
Dari hasil olah TKP di dua lokasi jembatan, tim Bareskrim menemukan 10 jenis kayu berbeda yang teridentifikasi hanyut dan tersangkut. Seluruh sampel tersebut akan diuji di laboratorium untuk mengetahui spesifikasi dan kesamaan dengan jenis pohon yang berada di wilayah hulu.
“Kami membawa kayu-kayu yang ditemukan ke laboratorium. Nantinya akan dicocokkan dengan pohon yang berada di wilayah hulu agar diketahui asal tumbuhannya,” jelas Brigjen Irhamni.
Investigator kemudian melakukan penelusuran udara dan analisis citra satelit bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dari data citra satelit, ditemukan sedikitnya 110 bukaan lahan di area hulu DAS Anggoli dan DAS Garuga.
“Hingga saat ini kami baru memeriksa sekitar 6–8 kilometer ke arah hulu dan menemukan empat bukaan. Masih ada sekitar banyak bukaan lagi yang harus kami pastikan,” tegasnya.
Saat ditanya mengenai dugaan keterlibatan pembalakan liar, Brigjen Irhamni menyatakan bahwa hal tersebut masih dalam tahap pendalaman.
“Kami sedang memastikan apakah bukaan-bukaan tersebut berizin atau tidak. Kami mohon waktu untuk membuktikan itu,” ujarnya.
Menurutnya, proses pembuktian tanggung jawab pidana tidak sederhana karena harus mengaitkan kayu yang ditemukan di lokasi dengan aktivitas pembukaan hutan yang berlangsung di hulu.
Dalam investigasi ini, Bareskrim menggandeng unsur lintas lembaga, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Polda Sumut, Masyarakat setempat, dan sejumlah NGO yang telah memberikan informasi historis aktivitas pemanfaatan hutan di kawasan tersebut.
“Rekan-rekan NGO dan masyarakat memberikan informasi mengenai aktivitas di masa lalu di daerah ini. Itu sangat membantu,” kata Brigjen Irhamni.
Bareskrim menegaskan bahwa jika nantinya terbukti terdapat pelanggaran dalam aktivitas pembukaan lahan, maka proses penyidikan akan diarahkan pada penegakan hukum pidana.
“Tentunya apabila berbicara proses penyidikan, sanksi pidana yang akan diterapkan. Namun kami harus membuktikan pertanggungjawaban pihak yang terlibat,” kata Brigjen Irhamni.
Ia juga sekaligus mengajak seluruh pihak, termasuk media nasional dan lokal, untuk mengawal proses penegakan hukum yang sedang berjalan.
“Kami mohon dukungan dari rekan-rekan media sebagai kontrol sosial,” tutupnya.
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .