Bobby Nasution Komit Wujudkan Pemerataan Pendidikan Mulai dari Kepulauan Nias
Oleh : Radar Medan | 25 Nov 2025, 21:03:05 WIB | 👁 990 Lihat Pendidikan
Keterangan Gambar : Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution didampingi Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga, melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA, SMK, dan SLB provinsi Sumut tahun 2025
RADARMEDAN.COM - Kepulauan Nias menjadi wilayah pertama penerapan Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) di Sumatera Utara (Sumut). Ini menjadi bukti komitmen Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution untuk mewujudkan pendidikan yang adil dan merata melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang mulai diterapkan pada tahun ajaran 2026/2027.
Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga menyebutkan, kepulauan Nias menjadi target penerima manfaat pertama, karena wilayah ini sarat akan tantangan geografis yang ekstrem serta keterbatasan fasilitas pendidikan.
“Kepulauan Nias menjadi lokasi pertama penerima manfaat dari program PUBG. Hal ini merupakan komitmen Pak Gubernur Sumut melalui PHTC-nya untuk menghidupkan wilayah kepulauan Nias yang selama ini tertinggal,” ujar Alexander Sinulingga, Selasa (25/11/2025).
Berdasarkan riset Kementerian Pendidikan tahun 2022 terdapat sebanyak 490 anak putus sekolah di Kepulauan Nias dan sebanyak 50 sekolah rusak. Tingginya angka kemiskinan, harus menjadi perhatian khusus di kepulauan Nias . Kondisi masih tingginya angka putus sekolah di Kepulauan Nias menjadi target dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk menyasar wilayah ini sebagai penerima manfaat pertama PUBG.
Alexander menjelaskan, PUBG merupakan bagian dari PHTC Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution untuk memastikan seluruh anak usia sekolah bisa mengakses pendidikan menengah SMA/SMK/SLB Negeri tanpa membayar SPP.
Dikatakannya, program ini bertujuan untuk menghapus pengutipan biaya pendidikan yang masih terjadi di SMA/SMK. Sehingga seluruh pelajar akan mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih adil.
“Untuk program PUBG, saat ini kajian konsultannya sedang berjalan dan progresnya telah mencapai 75%, mudah-mudahan akhir November atau awal Desember kajian akademisnya sudah selesai,” ujar Alexander.
Kajian akademis ini dilakukan untuk menemukan model pembiayaan seperti apa yang akan diterapkan dalam program PUBG, karena ada dua alternatif model yakni pertama klasterisasi atau kedua berdasarkan data eksisting penerima SPP di sekolah. “Model yang akan digunakan nanti akan diputuskan setelah kajian akademik selesai,” terang Alexander.
Lebih lanjut Alexander mengatakan, untuk tahun ajaran 2026/2027 di Kepulauan Nias, sebanyak 41.876 siswa akan menerima manfaat dengan alokasi anggaran Rp21,484 miliar per semester.
Program PUBG akan dilanjutkan ke zona lain secara bertahap dengan rincian anggaran per semester, Zona Pantai Barat Rp23,461 miliar, Zona Dataran Tinggi Rp58,712 miliar, Zona Pantai Timur Rp98,763 miliar. “Kita targetkan tahun 2029 nanti, seluruh SMA/SMK/SLB Negeri di Sumut bebas pungutan biaya pendidikan,” kata Alexander.(R/PE)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .