Buka Konsultasi Publik KPBU APJ, Bobby Nasution: KPBU Solusi dan Alternatif Pembiayaan Pembangunan
Oleh : Radar Medan | 31 Jan 2025, 12:48:23 WIB | 👁 939 Lihat Berita Kota
RADARMEDAN.COM - Guna berjalan dengan baik dan sukses pembangunan infrastruktur khususnya melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), Pemko Medan melalui Bappeda kota Medan menggelar pertemuan Konsultasi publik dan penjajakan minat pasar KPBU Alat Penerangan Jalan (APJ) kota Medan.
Konsultasi Publik ini dibuka Wali Kota Medan Bobby Nasution di ruang Rapat III Kantor Wali Kota, Kamis (30/1/25). Direncanakan dalam skema KPBU APJ ini terdapat 59.234 titik APJ akan dibangun dan tersebar di 12 Kecamatan di Kota Medan.
Pada pertemuan yang dihadiri perwakilan Kementerian PUPR - Bappenas RI, Novi Andriani (Via Zoom), perwakilan Kajari Medan, Kasidatun Anthonius Ginting, Pj Sekda Topan Obaja Putra Ginting, Kepala Bappeda, Benny Iskandar dan para calon investor peserta konsultasi Publik, Bobby Nasution mengatakan KPBU ini merupakan salah satu solusi dari beberapa pekerjaan infrastruktur yang dilakukan Pemerintah daerah karena beberapa kondisi diantaranya kondisi penganggaran setiap tahunnya.
"KPBU menjadi Solusi atau alternatif pembiayaan pembangunan infrastruktur dengan keterbatasan APBD. Oleh karena itu Pemko Medan di tahun 2021 telah membentuk simpul KPBU yang diharapkan pembangunan di kota Medan sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia bisa terus berlanjut," kata Bobby Nasution.
Dijelaskan Bobby Nasution, KPBU alat penerangan jalan di kota Medan, dari titik jumlah titik yang direkomendasikan kurang-lebih 128.000 titik di seluruh kota Medan, namun nyatanya baru 90 ribu itupun bisa berkurang sebab banyak lampu penerangan kita menjadi sasaran kriminalitas.
"Karena lampu penerangan adalah salah satu fasilitas yang harus diberikan kepada masyarakat. Kami menginginkan kota Medan bisa memenuhi semua titik yang direkomendasikan, dalam konsultasi ini, mungkin tidak semuanya namun ada 59.234 titik di 12 kecamatan yang ada di Kota Medan," ujar Bobby Nasution.
Bobby Nasution berharap, pertemuan ini bisa berjalan dengan baik sehingga KPBU nantinya bisa kita laksanakan dengan sukses. Disamping itu pertemuan ini merupakan tahap pertama.
"Mohon dukungan dan bantuannya kepada Bappenas, agar proses KPBU ini berhasil masuk ke tahap kedua, sehingga nantinya titik APJ yang lainnya dapat dilakukan melalui skema KPBU," ucap Bobby Nasution.
Ditambahkan Bobby Nasution, selain APJ, masih banyak fasilitas lainnya yang bisa kerjakan melalui KPBU, seperti di bidang kesehatan terutama rumah sakit milik Pemko Medan.
Sebelumnya Kepala Bappeda Benny Iskandar, menjelaskan pertemuan ini untuk memberikan penjelasan dan mendengarkan masukan dari stakeholder terkait dengan KPBU APJ. Untuk bentuk KPBU APJ yang akan dilakukan yakni Design - Build - Finance - Operator - Maintain (DBFOTM). Nantinya akan ada 59.234 titik APJ lengkap dan Baru yang tersebar di 12 Kecamatan.
"APJ ini juga memakai Smart system yang terintegrasi Command Center. Dari titik APJ terdapat 202 titik retrofit di satu kecamatan yaitu Kecamatan Medan Barat. Melalui pertemuan ini kita konsultasikan agar KPBU APJ ini berjalan dengan baik dan sukses," jelas Benny.(hm/pe)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .