Buka Pelatihan Penjualan Darin, Rico Waas Ingatkan Pentingnya Transformasi Digital
Oleh : Radar Medan | 26 Agu 2025, 15:55:59 WIB | 👁 777 Lihat Ekonomi
Keterangan Gambar : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas pada pelatihan penjualan secara daring bersama 150 pedagang pasar tradisional di Gedung PKK Kota Medan, Selasa (26/8/2025).
RADARMEDAN.COM - Sebanyak 150 orang pedagang pasar tradisional di kota Medan mengikuti pelatihan penjualan secara daring.
Pelatihan ini bertujuan membantu para pedagang meningkatkan kemampuan atau skill sehingga memahami cara berdagang secara online.
Pelatihan yang terselenggara berkat kerjasama Pemko Medan dengan PT. Gojek Indonesia ini dibuka langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Gedung PKK Kota Medan, Selasa (26/8/2025).
Dalam sambutanya, Rico Waas menekankan pentingnya transformasi digital dalam dunia perdagangan saat ini. Artinya kemajuan teknologi tidak dapat dihindari yang merubah mindset dalam berdagang.
"Mau tidak mau kita harus berubah, tidak hanya sekedar berjualan secara konvensional namun juga harus berjualan secara online. Kita yang harus memahami market kita," kata Rico Waas.
Dengan kemajuan teknologi tersebut, bilang Rico Waas, pedagang dipaksa untuk dapat memahami pola perdagangan secara online. Maka dari itu, Rico Waas menilai pelatihan ini sangat penting untuk membantu pedagang memahami cara berdagang secara online sehingga dapat memasarkan produknya lebih luas.
"Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pedagang pasar tradisional dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam berjualan secara online dan memperluas pasar mereka," tambah Rico Waas.
Meski demikian, kata Rico Waas, yang tidak kalah penting yang harus diperhatikan oleh para pedagang ialah bagaimana menjaga kualitas produk dan juga labelisasi produk yang baik. Sebab produk yang berkualitas lah yang bisa menjadi acuan dan bertahan di masa depan.
"Ini juga menjadi penting bagaimana kita bisa meyakinkan masyarakat agar produk kita yang dibeli. Karena itu kita butuh mengkurasi produk-produk yang berkualitas,"ujar Rico Waas.
Sementara itu Head Public Policy Goverment Relations PT. Gojek Indonesia Kenn Lazuardhi mengatakan Gojek berkomitmen untuk meningkatkan potensi kota Medan salah satunya melalui digitalisasi pedagang pasar.
"Melalui kerjasama ini kami berharap dapat membantu pertumbuhan ekonomi di kota Medan mulai dari sektor yang paling kecil,"harapnya.
Sebelumnya, Plt Direktur Utama PUD Pasar Medan Imam Abdul Hadi dalam laporanya menjelaskan peserta yang mengikuti pelatihan ini berjumlah 150 orang yang berasal dari tiga pasar tradisional di kota Medan diantaranta Pasar Petisah, Pusat Pasar dan Pasar Pringgan.
"Tujuan pelatihan ini untuk membantu membuka akses pasar yang lebih luas bagi pedagang dengan berjualan secara online dan meningkatkan kemampuan pedagang untuk berjualan secara daring,"lanjutnya.(hm/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .