Diduga Mortir, Ditemukan Penggali Saluran Drainase di Pematang Siantar
Oleh : Radar Medan | 21 Agu 2023, 08:14:37 WIB | 👁 864 Lihat Daerah
RADARMEDAN.COM, PEMATANG SIANTAR - Seorang tukang bangunan temukan diduga sebuah mortir saat melakukan penggalian saluran drainase di seputaran SDN yang berada di lorong 7 Kelurahan Sigulang - Gulang, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematang Siantar, Sabtu, (19/08/2023) sekira pukul 15.30 WIB.
Hal ini diketahui dari narasumber yang mengaku seorang pekerja bangunan dan tidak ingin disebutkan namanya. Awalnya mengatakan jika dia menemukan seonggok besi saat menggali tanah bekas galian alat berat untuk menambah kedalam.
"Saat kucangkul sekali ayun, tetiba menemukan seonggok besi bang," ujarnya.
Lalu saat kuangkat masih berbungkus tanah. Lalu datang kernet ku (pembantu tukang -red), sampaikan untuk dibersihkan.
"Usai dibersihkan dari sisa tanah kami lihat seperti besi dan ada timah-timahnya gitu bang," sebutnya dan menyampaikan jika ditemukan dikedalam kurang lebih 90 cm - 1 meter, untuk pembuatan saluran drainase tipe 70.
Lalu mencoba untuk jual ke tukang botot (Penampung barang bekas).
"Saat sudah kami bersihkan dari sisa tanah, datang kawan bilang, udah jual saja biar ada modal beli rokok kita," sebutnya menceritakan situasinya.
"Ketika itu, kami tidak tau itu mortir bang, ketika udah sampai ditukang botot, di beritahukan salah seorang pekerja botot itu sama kami jika itu bom mortir" ujarnya dengan menunjukkan wajah serius.
Lalu narasumber menyampaikan saat mendengar informasi itu, mengambil diduga mortir tersebut dan masih meletakkannya di posisi mereka istirahat sembari istirahat dan menikmati teh manis.
"Ketika kami letakkan gitu saja, ada pemuda setempat melihat dan ambil itu tabung besi diduga mortir roket, orang itu membawanya dan mencucinya bersih," sebutnya.
Menurutnya, pemilik botot mendatangi pekerja bangunan dan menyampaikan agar pekerja bangunan tersebut meminta diduga mortir roket tersebut dari pemuda yang sedang mencuci mortir.
"Didatangi pemilik botot kami, katanya sama kami untuk minta mortir itu karena sudah dilaporkan ke polisi, kami minta tapi enggak dikasih bang," jelasnya.
Akhirnya para pekerja bangunan tersebut, membiarkan pemuda tersebut gegara menolak memberikan mortir itu.
"Sempat mau digergaji orang itu, datang kami, kami bilanglah sama orang itu jika itu bom, nanti meledak,bom itu, jangan kau potong," sebutnya dan mengatakan, "orang itu meletakkan gitu saja tapi gak mau melepaskan, sempat di main - main kan juga bang," ucapnya.
"Kami pulang sekira 16.30 WIB dari lokasi kerjaan bang, mungkin sesudah kami pulanglah baru ramai," tutupnya sambil menceritakan dan memperagakan dengan kedua tangannya bentuknya dan ukurannya. Minggu, (20/8/2023) disalah satu warung kopi di Kota Pematang Siantar.
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .