Oleh : Radar Medan | 11 Sep 2020, 17:38:11 WIB | 👁 1789 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM - Sekelompok remaja penebas jempol tangan seorang pedagang ayam penyet Nickolaus Gia Perdana Tarigan hingga putus di Jalan Jamin Ginting Pasar 3 Kelurahan Titi Rantai, Medan, hingga kini masih bebas berkeliaran.
Hingga memasuki hari ke-9 pascakejadian, Kasatreskrim Polrestabes Kompol Martuasah Tobing menyebutkan petugas tengah mengejar para pelaku pengeroyokan tersebut.
“Belum (diamankan), tersangka sedang dikejar,” ujarnya saat dikonfirmasi oleh awak media, Rabu (10/9/2020). Ia meminta dukungan doa masyarakat agar pelaku segera tertangkap.
“Mohon doanya aja,” cetusnya.
Sebelumnya, ia menyebutkan bahwa hingga saat ini para pelaku masih dalam pengejaran.
”Itu kasus 170 KUHP, pelaku lebih dari satu orang. Doakan ya pelaku segera ditangkap,” ungkapnya.
Martuasah menyebutkan bahwa kondisi korban saat ini masih dirawat di rumah sakit dan sudah stabil.
“Kondisi korban sedang di rumah sakit, sudah lumayan sudah stabil,” bebernya.
Insiden ini terjadi Selasa sekitar pukul 01.24 WIB. Terlihat korban Nickolaus Gia Perdana Tarigan melakukan perlawanan seorang diri terhadap para pelaku yang diperkirakan berjumlah 6 orang.
Terlihat korban terkena sabetan katana para pelaku yang mengakibatkan jempol tangan korban putus. Saksi mata, Hendrik menyebutkan bahwa saat kejadian pelaku berjumlah 6 orang yang mengendarai tiga unit sepeda motor.
Motif dijelaskan saksi bahwa awalnya sesama pengunjung warnet berkelahi. Sementara korban yang berjualan ayam penyet di depan warnet berusaha melerai perkelahian. Namun, pelaku tak terima dan mengancam akan membalas hingga membuat korban tak bisa berjualan lagi. (Rio-RM)/PE
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .