Gerakan Masyarakat Bersatu Berikan Dukungan Polrestabes Medan Penegakan Hukum
Oleh : Radar Medan | 19 Jun 2020, 14:56:41 WIB | 👁 1458 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM - Untuk memperoleh kepastian penegakan hukum yang berlandaskan keadilan yang sesungguhnya, Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Masyarakat Bersatu (DPP GEMBIRA) provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan kerja ke Mapolrestabes Medan sekaligus memberikan apresiasi berupa dukungan penuh terhadap kinerja Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko SH SIK M.Si terkhusus dalam penegakan hukum di wilayah jajaran Polrestabes Medan sekitarnya.
Adapun kunjungan ini diperuntukkan guna memberikan data petunjuk atas kasus dugaan salah tangkap yang telah dilakukan oleh para personel jajaran Polsek Medan Timur Polrestabes Medan.
Menyikapi hal itu, Belasan kaum aktifis muda yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Bersatu (GEMBIRA) Sumatera Utara melakukan pertemuan silaturahmi bersama Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, diruangan kerja Kapolrestabes Medan.
Dalam pertemuan silaturahmi tersebut, GEMBIRA menyampaikan dukungan dan apresiasi yang tinggi terhadap kinerja Kepolisian di daerah Sumatera Utara terkhusus Polrestabes Medan dalam upaya pemberantasan tindak pidana kriminal.
GEMBIRA menyatakan peran dan fungsi masyarakat dalam sosial kontrol terhadap kinerja aparatur negara pada penegakan hukum menjadi hal yang tidak terpisahkan dalam fungsi pengawasan dari masyarakat kepada para pemangku kepentingan. Hal itu di katakan oleh ketua DPP GEMBIRA, Yudhi William Pranata bersama dengan Mario Oktavianus Sinaga yang turut didampingi oleh beberapa pengurus lainnya dalam audensi pertemuan bersama dengan Kapolrestabes Medan.
Dalam audensinya, Yudhi mengutarakan adanya dugaan perbuatan atau tindakan oknum personil Polsek Medan Timur Polrestabes Medan yang melakukan intimidasi terhadap Husen Syukri alias Husen Tamora mulai dari peristiwa penangkapan pada Selasa, 24 Maret 2020 sampai proses hukum berjalan.
Yudhi juga mengatakan, bahwa adanya terdapat dugaan proses yang tidak sesuai SOP terhadap penangkapan Husen Syukri warga Jl Griya Lingkungan II Kelurahan Pekan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang.
Menurutnya Husen Syukri merupakan korban salah tangkap Personil Polsek Medan Timur, hal itu sebagaimana adanya pernyataan tertulis dari tersangka M. Amin bahwa Narkotika Pil Ektasi sebanyak 25 butir bukan berasal atau milik Husen Syukri melainkan milik Husen Siregar.
" Meski begitu Polisi tetap melakukan penangkapan kepada Husen Syukri alias Husen Tamora secara paksa" ujarnya.
Yudhi menjelaskan kronologis dan menyampaikan adanya keganjilan perkara yang dialami Husen Syukri dan meminta kapolrestabes Medan memperkuat pengawasan terhadap dugaan tindakan intimidasi dan perbuatan kasar oknum Sat Reskrim Polsek Medan Timur yang mengakibatkan Husen Tamora mengalami cedera.
Menanggapi hal itu Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko menyambut baik kehadiran aktifis GEMBIRA dan mengatakan akan melakukan pengawasan dan menindaklanjuti pengaduan masyarakat atas perkara yang dialami Husen Syukri.
"Untuk materi kasus kita tidak bisa intervensi, saya pastikan proses hukum akan berjalan lurus, kita punya Siwas yang akan mengawasi proses hukum berjalan dan ada Sipropam yang akan mengawasi prilaku personil" ujar Riko.
Dikatakan Riko, apa yang disampaikan GEMBIRA merupakan petunjuk dalam melakukan pengawasan terhadap oknum personil.
Diakhir pertemuan, GEMBIRA memberikan beberapa data tindak kekerasan dan intimidasi oknum Personil Polsek Medan Timur guna mendukung proses pengawasan propam dalam perkara yang dialami Husen Syukri untuk dapat ditindak lanjuti.(Rio-RM/PR )
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .