Hampir 10 Hari Air Bersih Tak Mengalir, Ratusan Warga Kavling Sei Lekop Bakal Demo ke Kantor BP Bata

Oleh : Radar Medan | 31 Jul 2024, 10:21:42 WIB | 👁 849 Lihat
Riau-Kepri-Batam
Hampir 10 Hari Air Bersih Tak Mengalir, Ratusan Warga Kavling Sei Lekop Bakal Demo ke Kantor BP Bata

Keterangan Gambar : Dirut PT ABH Batam Mujiaman, didampingi Lurah Sei Lekop bertatap muka dengan warga. Selasa (30/07/2024


RADARMEDAN.COM, BATAM - Ratusan warga yang tinggal di RT 02, 03, 04, RW 13, Kavling Sei Lekop, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, berencana akan menggelar aksi demo ke kantor Badan Pengusahaan Batam (BP Batam, Selasa (30/07/2024).

Namun rencana aksi demo tersebut diurungkan, karena pihak Kelurahan Sei Lekop dan Direktur PT ABH yang dulunya PT Moya itu, langsung merespon dan datang menemui warga, untuk membahas dan mencari solusi, terkait masalah air yang kunjung mengalir selama kurang lebih 10 hari berturut-turut.

Pertemuan tersebut berlangsung, Selasa malam (30/07/2024), di lapangan Fasum Blok I, lingkungan RT 04, dihadiri Lurah Sungai Lekop Bida Agusta dan Dirut PT ABH Mujiaman, selaku pimpinan perusahaan pengelola air bersih saat ini di Kota Batam. Acara tatap muka pun berlangsung sangat alot, dengan sambutan antusias dari warga. Sejumlah warga melontarkan berbagai pertanyaan maupun usulan dengan nada kesal, dengan tujuan yang sama, supaya air bersih di tempat tinggal mereka bisa mengalir setiap hari selama 24 jam.
 
Warga mengaku sangat kecewa, atas pelayanan yang diberikan pihak PT ABH, karena sudah hampir kurang lebih 10 hari berturut-turut air di tempat mereka mati total. 

"Kami sangat kecewa karena air tak kunjung mengalir di tempat kami ini sudah hampir dua minggu. Sehingga keperluan mandi dan mencuci piringpun  terancam. Begitu juga pakaian sudah menumpuk, sampai mau busuk, tidak ada air untuk mencucinya," keluh sejumlah warga kepada Mujiaman.

Tak kalah hebatnya, beberapa ibu rumah tangga, juga menyampaikan keluhannya hingga ada yang sampai meneteskan air mata.

"Akhir-akhir ini sering terjadi pertengkaran sesama tetangga. Hanya karena dipicu saling rebutan air. Bahkan saya sampai dituduh pencuri air. Jadi perasaan saya sangat sedih. Kami mohon kepada bapak direktur supaya memberi solusi yang terbaik, bagaimana agar bisa kami warga di sini menikmati air bersih, tetap mengalir selama 24 jam," ucap ibu rumah tangga ini sambil menangis.

Hal senada juga dikatakan warga lainnya, terkait masalah air bersih yang sering tak mengalir di tempat mereka, selama ini sudah menjadi buah bibir sesama warga.

"Kami tinggal di Kavling Sei Lekop ini sudah lebih 10 tahun, belum pernah kami menikmati air bersih mengalir 1x24 jam, sebagaimana layaknya lokasi permukiman warga lainnya . Jangankan 24 jam, kalau mengalir tengah malam pun, seperti sebelumnya, kami sudah bersyukur. Ini sama sekali airnya tidak ada menetes dari kran. Dulu sering mengalir ditengah malam, kami masih diam, bersabar dan bersyukur. Namun kalau saat ini mati total, anginpun sama sekali tak ada keluar dari kran, entah kenapa. Padahal, kalau kita telat bayar didenda, bahkan dicabut meterannya, namun pelayanannya beginilah," kata warga itu dengan geleng-geleng kepala.

Dalam pertemuan itu, sejumlah warga mendesak, supaya air mengalir secepatnya. "Kami menginginkan air mengalir 24 jam di tempat kami ini. Selama ini kami sengsara, karena tidur pun terancam, hanya untuk menunggu air mengalir," pinta warga itu.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Direktur PT ABH Batam Mujiaman, tampak sedang bingung saat berdialog dengan warga yang diperkirakan kurang lebih 1000 Orang. 

"Kami akan berusaha semaksimalnya membenahi dan saat ini sedang ada pemasangan pipa jaringan baru yang diperkirakan siap satu bulan lagi. Untuk itu, kami mohon supaya bapak-bapak, ibu-ibu warga di sini dapat bersabar. Untuk sementara kita siapkan armada tangki air, mensuplay air bersih, secara bergiliran," ujarnya. 

Menurutnya, pemasangan jaringan pipa baru tersebut nantinya, diperkirakan dapat melayani pasokan air kepada warga di lokasi yang terdampak. "Satu bulan ke depan, atau bulan Agustus ini diperkirakan akan selesai," ungkapnya. (Manser Simanungkalit)/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya
jeanhakim.jpg

Dalam 10 Hari Polisi Tuntaskan Kasus Pembakaran Rumah Hakim PN Medan, Ini Kronologinya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔15:13:13, 21 Nov 2025

RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .

Berita Selengkapnya
peran_media.jpg

Menjaga Profesionalisme: Saling Memahami Tupoksi Pejabat Negara dan Wartawan

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:54:55, 18 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .

Berita Selengkapnya
content.jpg

Inilah 30 Media Online Terpopuler di Sumatera Utara Versi Chat GPT

🔖 TEKNOLOGI 👤Radar Medan 🕔14:16:59, 03 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025. Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas