Humbahas Jadi Sentra Riset Herbal dan Hortikultura untuk Jawab Krisis Pangan
Oleh : Radar Medan | 17 Apr 2025, 08:33:32 WIB | 👁 1099 Lihat Ekonomi
Keterangan Gambar : Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengunjungi Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) dan Food Estate di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbanghasundutan (Humbahas), Selasa (15/4/2025).
RADARMEDAN.COM, HUMBANG HASUNDUTAN - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengunjungi Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) serta Food Estate di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbanghasundutan (Humbahas), Selasa (15/4/2025). Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan dan percepatan TSTH2 dalam menghasilkan bibit unggul pertanian guna mendukung ketahanan pangan nasional.
Luhut Pandjaitan menekankan bahwa ketahanan pangan dimulai dari ketersediaan bibit unggul untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Ia menyatakan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto mendukung penuh program ini dan meminta percepatan pengembangan bibit unggul dari komoditas pertanian yang dihasilkan di TSTH2.
"Kami berterima kasih pada Bupati Humbahas yang mendukung pendirian TSTH2. Presiden ingin percepatan realisasi ini, sehingga kami melibatkan ahli dari akademisi untuk membantu prosesnya," ujar Luhut. Ia menambahkan, kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan proyek ini, dengan rencana distribusi bibit ke seluruh Indonesia sesuai karakteristik tanah masing-masing daerah.
Wagub Surya mengapresiasi pemerintah pusat yang menetapkan Sumut sebagai pusat pengembangan bibit unggul pertanian. Ia menyebut TSTH2 sebagai proyek berkelas dunia dan menyatakan kesiapan Pemprov Sumut mendukung penuh percepatannya.
"Terima kasih atas perhatian pusat. Dukungan ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Sumut," ujarnya. Surya berharap TSTH2 dapat menjadi pusat riset dan inovasi tanaman herbal serta hortikultura yang menghasilkan produk berkualitas demi daya saing global.
Bupati Humbahas Oloan P Nababan menyambut positif kunjungan tersebut dan berharap TSTH2 dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Kabupaten Humbahas, dengan 211 ribu penduduk yang sebagian besar bergerak di sektor pertanian, memiliki potensi strategis sebagai penghasil komoditas seperti jagung, kemenyan, andaliman, kentang, dan bawang putih.
"Lokasi Humbahas yang strategis mendukung pengembangan pertanian untuk ketahanan pangan nasional," kata Oloan.
Ia berharap kunjungan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, akademisi, dan petani untuk mewujudkan kemandirian pangan melalui inovasi bibit unggul dan pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal.(HM/pe)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .