Ini Jawaban Gojek Indonesia Terkait Keluhan Hilangnya Bonus Mitra
Oleh : Radar Medan | 10 Mar 2021, 11:50:48 WIB | 👁 1419 Lihat Nasional
RADARMEDAN.COM, BATAM - Transportasi Online Gojek Indonesia yang terbilang paling besar di indonesia yang harusnya bisa membantu mitra-mitranya untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari kini semakin membuat mitranya kecewa, karena kebijakan-kebijakan ataupun system yang diterapkan semakin menyulitkan mitranya.
Ahmad seorang mitra Gojek menyampaikan keluhannya terhadap kebijakan-kebijakan gojek.
"Sekarang ini udah susah menjadikan Gojek sebagai sumber penghasilan atau pekerjaan utama, semakin hari gojek semakin meyulitkan mitranya," ucap ahmad kepada RADARMEDAN.COM, Selasa (9/3/2021).
"Kami yang udah lama mengabdi di gojek ini, serasa sekarang di perbudak, dengan system sekarang, bayangin kita yang selalu setia on hampir dari pagi jam 7 sampai jam 10 malam yang dulu bisa dapat hasil sekitar 250 ribu kini semenjak insentif tak ada jadi turun menjadi 150 ribu an," sambungnya.
Kemudian Ajis mitra Gojek juga menyebut system gojek sekarang benar-benar menyiksa karena sangat susah menjaga kinerja akun.
"Waduh mas, sistem sekarang beneran sengat berat menjaga akun, kita istirahat matikan akun aja selama sejam akun jadi anyep, terus kena pembatalan order 1 kali aja juga besoknya jadi anyep, sistem maunya kita kerja kayak robot, wajib online terus aplikasi," keluh Ajis kepada media ini.
Sementara itu Aji Wihardandi, selaku Head of Corporate Affairs Gojek Sumatera ketika di konfirmasi media ini melalui pesan singkat Whatsapp Rabu (10/3/2021) pukul 10.15 WIB mengatakan, saat ini merupakan periode yang menantang untuk seluruh sektor bisnis dan industri. Kesehatan selayaknya menjadi prioritas utama bagi kita semua, di samping tentunya harus menjaga satu sama lain.
"Kami memprioritaskan kesehatan dan keamanan semua pengguna ekosistem kami termasuk karyawan, mitra driver, mitra merchant, dan pelanggan. Untuk dapat memastikan hal tersebut, kami berkolaborasi dengan pihak pemerintah dan otoritas kesehatan untuk berperan aktif dalam menghadapi krisis COVID-19, antara lain dengan menyediakan panduan yang akurat dan terkini bagi seluruh ekosistem kami," kata Aji.
Disinggung mengenai keluhan mitra mengenai dihilangkannya bonus insentif yang mengakibatkan jam kerja mitra menjadi lebih panjang dimana tidak sejalan dengan memprioritaskan kesehatan mitranya, Aji mengungkapkan bahwa tidak ada akun prioritas di Gojek. Sistem Gojek memastikan seluruh mitra driver memiliki kesempatan untuk menyelesaikan order dari konsumen dengan kemungkinan tercepat.
"Perlu diluruskan bahwa di sistem kami mempertimbangkan beberapa hal, diantaranya intensitas dan aktivitas konsumen, riwayat penyelesaian order dari mitra driver dan konsumen, dan radius/ jarak, Gojek tidak pernah membatasi Mitra untuk mendapatkan order di area dan waktu tertentu, maupun jumlah tertentu. Seluruh Mitra berhak mendapatkan order di manapun dan kapanpun. Kami akan terus melakukan observasi terkait sistem alokasi order yang saat ini berlaku dan juga terus mengimbau mitra untuk tidak memilih-milih, melewatkan atau membatalkan order yang masuk, karena akan mempengaruhi penilaian sistem ke akun Mitra," ungkap Aji. ( Erwinsyah/PR )
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .